Sabtu
04 Juli 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti Dukung Kebijakan Pemkot Surabaya Mengganti PR untuk SD dan SMP dengan Penumbuhan Karakter

pdip-jatim-dpr-ri-101122-puti-guntur-soekarno-1

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menilai positif terkait kebijakan Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengganti PR (Pekerjaan Rumah) bagi pelajar SD dan SMP di Kota Surabaya dengan kegiatan penumbuhan karakter.

“PR yang terlalu banyak dan sering, bisa dikolaborasi. Alokasinya untuk penumbuhan karakter. Saya setuju dan mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang ingin mengajak anak lebih aktif membuat proyek atau kegiatan positif lain dengan ekstrakurikuler,” kata perempuan yang akrab disapa Mbak Puti ini.  

“Tentu harus dibuat agar menyenangkan dalam prosesnya, tetapi jelas manfaatnya untuk membangun karakter nasional,” imbuhnya.

PR bagi siswa yang terlalu sering dan rutin, menurut legislator dari daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo ini, juga bisa membuat siswa semakin jenuh dan justru malas dengan institusi pendidikan formal. Sebab di era digitalisasi saat ini, banyak alternatif pendidikan dan pembelajaran baru yang ditawarkan.

“Upaya nation and character building atau pembangunan karakter bangsa tentu sangatlah relevan guna mengimbangi kemajuan teknologi informasi (digital),” kata Mbak Puti.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan yang juga Visiting Professor di Kokushikan University Jepang ini juga mengapresiasi dan menyarankan perlunya proyek pembelajaran yang menitik beratkan pengenalan berkebudayaan dalam kepribadian nasional.

Misalnya, dengan belajar praktek seni tradisi atau modern disandingkan dengan mengaji bagi muslim dan mengajari toleransi.

“Seperti di negeri Jepang misalnya, ilmu pengetahuan dan teknologinya sangat maju, tetapi karakter Bangsa Jepang masih sangat kokoh,” pungkas Puti yang juga mantan calon Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

Untuk diketahui, mulai hari ini, Kamis (10/11/2022), Pemerintah Kota Surabaya resmi mengubah kebijakan pemberian PR untuk pelajar SD dan SMP menjadi program penumbuhan karakter siswa.

Pemberlakuan diikuti dengan memangkas jam pelajaran sekolah hingga pukul 12.00 WIB. Adapun dua jam selanjutnya hingga pukul 14.00 WIB akan dipakai guna pendalaman karakter siswa. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Sidoarjo Gelar Rakorcab Sosialisasi Penjaringan Calon Ketua Ranting

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat koordinasi cabang dengan agenda ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Lamongan Selatan, Husen Siap Kawal Keluhan Petani Soal Pupuk hingga Pemberdayaan UMKM

LAMONGAN – Komitmen untuk memeratakan pembangunan di wilayah Lamongan Selatan terus dikawal jajaran legislatif. ...
EKSEKUTIF

Sanusi Perkuat Kemandirian Ekonomi Pelajar Lewat Program KEJAR

Bupati Malang HM Sanusi memperkuat kemandirian ekonomi pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) ...
LEGISLATIF

Anas Karno Tegaskan Akses Air Bersih Kebutuhan Dasar, Komisi A Kawal Layanan PDAM untuk Warga Gebang Lor

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno menegaskan akses air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan ...
KRONIK

Forum Jumat Manis Bupati Bangkalan, Ruang Terbuka Serap Aspirasi Masyarakat

BANGKALAN – Jumat manis menghadirkan suasana terbuka dan ganyeng di Pendopo Agung Bangkalan. Pada momentum ...
KRONIK

DPRD Banyuwangi Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 disahkan ...