Sabtu
15 Agustus 2026 | 8 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti Apresiasi Pertunjukan Tablio Teater dan Musik “Imam Al-Bukhari Et Sukarno”

pdip-jatim-250628-tablo-BK-1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Puti Guntur Soekarno mengapresiasi pertunjukan tablio teater musik bertajuk “Imam Al-Bukhari Et Sukarno” yang diselenggarakan di Balai Budaya Surabaya, Jumat (27/6/2025) malam.

“Tentunya dengan penyelenggaraan teater ini, saya sangat mengapresiasi. Terima kasih juga pada seluruh warga Surabaya yang telah bersedia untuk menyaksikan,” ucap Puti, yang juga cucu Presiden pertama RI Soekarno, usai acara.

Pertunjukan yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan Bidang Pariwisata dan Kebudayaan berkolaborasi dengan Yayasan Taut Seni itu mengisahkan perjalanan Presiden Soekarno ketika melakukan diplomasi dengan Uni Soviet untuk menemukan makam Imam Al-Bukhari hingga akhirnya resmi mengunjungi negara tersebut di tahun 1956.

“Teater ini menceritakan bagaimana perjalanan Bung Karno dalam menemui atau meminta kepada pemerintah Uni Soviet pada saat itu untuk menemukan makam Imam Al-Bukhari. Yang kita tahu adalah ahli hadis yang terkemuka dan ini merupakan penghormatan Bung Karno terhadap Islam tentunya dan juga penghormatan Bung Karno kepada Imam Al-Bukhari,” jelas Mbak Puti, sapaan akrabnya.

Seperti diketahui, Uni Soviet yang saat itu dipimpin Nikita Khrushchev mengirimkan surat kenegaraan terhadap Soekarno agar dapat mengunjungi negara tersebut.

Tapi, Bung Karno mengatakan bahwa dirinya akan berkunjung ke Uni Soviet apabila makam Imam Al-Bukhari sudah ditemukan.

Hingga akhirnya pada surat ketiga dari pemerintah Uni Soviet menyampaikan bahwa makam tersebut telah ditemukan di Samarkand, daerah yang kini menjadi wilayah dari Uzbekistan.

“Tadi juga disampaikan bahwa tiga kali Khrushchev minta untuk Bung Karno datang melakukan lawatan kunjungan ke Uni Soviet. Taapi persyaratannya dari Bung Karno ialah bagaimana Uni Soviet harus mencari dan menemukan makam Imam Al-Bukhari,” ungkapnya.

Penemuan makam Imam Al-Bukhari sendiri tidak hanya menjadi sebuah bagian sejarah bagaimana akhirnya Indonesia dapat bersahabat dengan Uni Soviet, namun juga menjadi bagian penting dalam peradaban Islam.

Dimana akhirnya kini Samarkand dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi di Uzbekistan yang merupakan negara pecahan dari Uni Soviet. Sehingga diplomasi dari Bung Karno meninggalkan sebuah sejarah mendalam yang dapat dirasakan seluruh umat Islam se-dunia.

Baca juga: Diteaterkan, Kunjungan Soekarno ke Makam Imam Al-Bukhari yang Awali Persahabatan 2 Negara

“Ya ini kan bagian dari sejarah, bagaimana perjuangan Bung Karno tidak hanya untuk Indonesia, sebagai satu negara yang memiliki mayoritas penduduk Islam. Tetapi juga perjuangan Bung Karno secara diplomasi untuk membuka mata dunia bahwa di Uni Soviet itu ada seorang tokoh Islam, ahli hadis dan juga mengangkat Islam sebagai satu agama yang tidak hanya dimiliki mayoritas kalangan tertentu. Tapi juga sebagai satu agama yang memang harus diperjuangkan pada saat itu,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban Gempa NTT

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bersama 10 PAC Gelar Musyawarah Ranting

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro bersama 10 PAC menggelar musyawarah ranting ...
SEMENTARA ITU...

Khitan Massal Pemkot Surabaya Libatkan Anak Lintas Agama, Eri: Ini Wujud Gotong Royong

SURABAYA – Semangat gotong royong dan toleransi mewarnai khitan massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Harap Paskibraka Trenggalek Jadi Pelopor bagi Generasi Muda

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin meminta 72 anggota Paskibraka 2026 tidak berhenti pada tugas ...
SEMENTARA ITU...

APBD Surabaya 2027 Diproyeksikan Rp15 Triliun, Lebih dari Rp1 Triliun untuk Atasi Genangan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Surabaya memproyeksikan APBD 2027 mencapai sekitar Rp15 triliun. Dari ...
RUANG MERAH

Merawat Rumah Bernama Indonesia

ADA sebuah rumah yang diwariskan kepada kita. Rumah itu tidak dibangun dengan mudah. Ada air mata, darah, keringat, ...