Senin
01 Juni 2026 | 9 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbah Gugut, 22 Tahun Mengabdi sebagai Ketua Ranting

pdip-jatim-inspirasi-290421-a

NGAWI – Usia tidak membatasi gerak kader Banteng asal Kasreman, Ngawi ini. Meskipun sudah berkepala enam, semangatnya tetap membara dengan dibuktikan menjadi ketua Ranting Kiyonten hingga sekarang.

Kader Banteng ini bernama Gatut Sugiantoro, di kalangan Banteng lebih dikenal sebagai Mbah Gugut.

Mbah Gugut merupakan ketua Pengurus Ranting PDI Perjuangan Desa Kiyonten Kecamatan Kasreman, Ngawi. Karirnya sebagai ketua Ranting sudah sejak tahun 1999. Bahkan saat Kiyonten masih menjadi bagian kecamatan Padas. Jika dihitung hingga tahun ini, 2021, adrtinya mbah Gugut sudah mengabdi di Partai ini selama 22 tahun.

“Sudah sejak 1999, sebelum Padas di pecah dengan Kasreman. Sampai sekarang masih menjadi ketua Ranting,” ungkapnya, Kamis (29/4/21).

Selama menjabat sebagai ketua Ranting PDI Perjuangan Kiyonten, Mbah Gugut pernah memiliki pengalaman yang mengesankan dengan Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Mbah Gugut mengisahkan, suatu ketika dalam sebuah kegiatan pernah bertemu dengan Mas Antok, panggilan Dwi Rianto Jatmiko. Dalam kesempatan tersebut Mbah Gugut memberikan masukan dan saran kepada Mas Antok yang notabenenya Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi juga Ketua DPRD Kabupaten Ngawi saat itu.

“Mohon maaf mas, saya tidak bermaksud menggurui, agar Mas Antok dikenal masyarakat bawah, Mas Antok yang harus turun menemui wong cilik. Kalau wong cilik mau menemui Mas Antok belum tentu berani,” ucap Mbah Gugut mengulangi percakapannya dulu dengan Mas Antok.

“Begitu ya Mbah?,” ucap Mbah Gugut menirukan ucapan Mas Antok.

Menurut Mbah Gugut, bagi seorang pemimpin sangat perlu untuk mendatangi rakyatnya. Rakyat atau wong cilik tidak mungkin punya keberanian untuk bertemu dengan pemimpinnya.

“Wong cilik itu kalau disapa pemimpinnya sudah senang sekali, semakin banyak wong cilik yang kenal, semakin banyak yang mendukung dari wong cilik,” ucapnya.

Bagi seorang Mbah Gugut, Mas Antok merupakan sosok pemimpin yang merakyat. Mas Antok sejak awal menjadi Dewan tidak pernah membeda-bedakan rakyatnya.

“Mas Antok tidak pernah memberi batas, e aku pejabat, mereka rakyat. Mas Antok tidak pernah seperti itu,” kagumnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Untari Ingatkan Dana Masyarakat untuk Kopdes Merah Putih Digunakan Proporsional

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, meminta para pemangku kepentingan untuk lebih selektif ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor ...
KABAR CABANG

Widarto: Rakyat Butuh Keteladanan, Bukan Jargon Politik Kosong

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto menegaskan pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan ...
KABAR CABANG

Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Banyuwangi Gugah Kesadaran Ideologis dan Politik Kerakyatan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar upacara bendera peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, ...
SUARA MUDA

Silo dan Mimpi yang Dirajut dari Bilah-Bilah Bambu

Di kaki Gunung Gumitir, Jember, anak muda bernama Syivak Ariel Hidayatur Rahman melihat masa depan kampungnya tak ...
KRONIK

PDI Perjuangan Jatim Rayakan Harlah Pancasila Bareng Tukang Becak dan Satgas

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jatim memperingati Hari Lahir Pancasila dengan upacara dan potong tumpeng. Upacara ...