Rabu
03 Juni 2026 | 9 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Massif Sapa Warga, Mbak Puti Sosialisasikan Program Unggulan Ganjar-Mahfud

PDIP-Jatim-Puti-Guntur-Soekarno-07022024

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, massif menggelar sapa warga di daerah Surabaya-Sidoarjo. Selain menyerap aspirasi, ia sekaligus gencar mensosialisasikan program kerja calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Salah satunya, di lingkungan Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, pada Selasa (6/2/2024). Meskipun hujan deras turun, itu tidak menyurutkan semangat 300 warga yang hadir untuk menyambut Puti Guntur Soekarno.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Puti, sapaan akrabnya, menyampaikan pentingnya mendengar dan merasakan setiap kondisi serta kebutuhan rakyat, terutama dalam konteks pendidikan.

“Hari ini saya hadir di tengah masyarakat untuk senantiasa melebur, mendengar, melihat dan merasakan betul setiap kondisi dan kebutuhan rakyat. Utamanya, soal pendidikan,” ujar Mbak Puti.

Menurut Mbak Puti, pendidikan merupakan jalan terang untuk mencapai Indonesia Unggul 2045 dan menurunkan angka kemiskinan. Ia juga mengingatkan pentingnya mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

“Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan yang setara. Artinya, setiap anak di sini harus menyelesaikan wajib belajar minimal 12 tahun dan harus mendapat beasiswa pendidikan,” jelasnya.

Mbak Puti juga menjelaskan bahwa program “Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana”, yang diusung oleh pasangan Ganjar-Mahfud, menjadi landasan untuk memastikan, anak-anak bangsa bisa menempuh pendidikan tinggi tanpa terhalang kesulitan ekonomi.

Setelah bertemu warga di lingkungan Kecamatan Pabean Cantikan, Mbak Puti melanjutkan agenda sapa warga ke Kecamatan Gunung Anyar. Dengan kondisi cuaca yang lebih bersahabat, partisipan meningkat menjadi 700 orang.

Di Kecamatan Gung Anyar, Mbak Puti membagikan pengalaman mengharukan saat bertemu seorang ibu yang mengadu karena anaknya terancam DO (drop out) karena kesulitan membayar kuliah.

“Suatu ketika saat saya sapa warga, ada seorang ibu menangis mengadu pada saya karena anaknya terancam DO sebab tidak bisa membayar kuliah. Dari sana hati saya sangat miris,” tuturnya.

“Karena itu, di sini saya memiliki tanggung jawab, bahwa saya harus mampu membawa beasiswa pendidikan yang merata untuk seluruh masyarakat di Jawa Timur,” tandasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...