MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Harvad Kurniawan mengatakan, dari hari ke hari masalah pengembangan potensi kepemudaan semakin kompleks dan butuh perhatian serius pemerintah.
Permasalahan itu, sebutnya, seperti rendahnya tingkat pendidikan, minimnya lapangan kerja, kemiskinan, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, westernisasi, dan tindak kriminal.
Problematika terkait kepemudaan itu, tandas Havard, wajib diperhatikan Pemerintah Kota Malang.
“Sehingga, harus ada penanggung jawab yang kuat serta kesungguhan dalam membangun pemuda terutama pembangunan karakternya,” katanya, usai rapat paripurna DPRD Kota Malang dengan agenda pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan, Senin (27/9/2021).
Beberapa hal yang perlu memerlukan perhatian khusus Pemkot Malang, lanjut dia, berupa penyediaan infrastruktur yang memadai untuk pengembangan potensi kepemudaan, pendampingan dan monitoring yang berkelanjutan, serta pengembangan kewirausahaan dan semangat entrepreneur.
“Harus juga masuk pada agenda utama RPJMD serta visi dan misi Walikota Malang. Sebab populasi milenial menjadi yang terbesar dan penting untuk dimanage dengan baik dan tepat, serta diarahkan dalam skala prioritas pembangunan,” imbuh Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut.
Harvad Kurniawan menyampaikan, Raperda terkait kepemudaan ini memiliki spirit untuk menjadikan Kota Malang sebagai wilayah layak pemuda.
Melalui Raperda ini, pihaknya mendorong Pemkot Malang menyiapkan berbagai kebijakan strategis yang konsisten terhadap pengembangan kepemudaan, baik prospek jangka pendek dan jangka panjang.
“Pemuda merupakan kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan sebagai perwujudan dari fungsi, peran, karakteristik, dan kedudukannya yang strategis dalam pembangunan nasional,” sebutnya.
Dengan disahkannya Raperda Kepemudaan ini, dirinya berharap, dapat membangun dan membentuk kepedulian pemuda terhadap masyarakat berlandaskan semangat gotong-royong.
Dinas Pemuda dan Olahraga, setelah pengesahan Raperda ini, tambah Harvad, dapat menyusun program yang di dalamnya akan melibatkan secara aktif pemuda Kota Malang.
“Dalam mencapai tujuan Kota Malang sebagai kota layak pemuda, harus memiliki roadmap kepemudaan yang rinci dengan indikator keberhasilan yang jelas,” pungkasnya. (ace/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













