Jumat
04 September 2026 | 3 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Bup Harap Kampung Inggris Jadi Contoh Kampung Digital

pdip-jatim-211123-mas-bup-kampung-inggris-1

KEDIRI – Kampung Inggris di Kecamatan Pare bakal menjadi pusat kampung digital pertama di Kabupaten Kediri. Dalam implementasinya ke depan, Kampung Inggris bakal menerapkan sistem pembayaran full digital agar memudahkan dalam bertransaksi.

Dari data yang dihimpun, hingga Oktober 2021, telah terbentuk 773 merchant dan sekitar 500 pedagang telah menggunakan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau pembayaran menggunakan sistem barcode.

“Saya berharap ke depan dapat mendorong UMKM di kampung Inggris untuk bisa meningkat lebih maju dan pada akhirnya turut mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri,” ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Selasa (23/1/2021).

Pembayaran melalui QRIS selain memudahkan pembeli dan pedagang, menurut Dhito, juga sangat cocok diterapkan selama masa pandemi karena tak ada kontak fisik dalam kegiatan tersebut.

“Melalui pembayaran ini tidak repot lagi untuk kembalian karena pasti pas,” jelasnya.

Dia berharap dengan dimulainya pembayaran ini, UMKM lebih bisa terangkat dan nantinya apabila Bandara Kediri pada tahun 2023 nanti dibuka, produk asal Kampung Inggris seperti kaos, minuman kopi dan anyaman bisa terangkat.

“Karena kalau kita bicara mengenai Kabupaten Kediri pasti yang ada di benak masyarakat yakni Kampung Inggris. Saya berharap ini bisa menjadi menjadi contoh ikon kampung digital di Kabupaten Kediri maupun Jawa Timur,” harap kader PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, Hanindhito melaunching penerapan QRIS di lembaga BEC (Basic English Course) Desa Pelem, Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Senin (22/11/2021). BEC dipilih Mas Dhito mengingat lembaga tersebut menjadi pioner berdirinya Kampung Inggris Pare.

Dalam kesempatan itu, Mas Bup, sapaan akrab Bupati Hanindhito, juga mencoba QRIS dengan memborong sejumlah produk UMKM di Kampung Inggris.

Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Wihujeng Ayu Rengganis dalam sambutannya mengungkapkan Kampung Inggris memiliki potensi yang sangat luar biasa.

Dengan pengunjung dari seluruh wilayah Indonesia dan merupakan generasi milenial maka pengembangan ekosistem digital sangat mungkin dilakukan dan Kampung Inggris dapat berkembang lebih cepat dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.

“Saat ini di Kampung Inggris sudah terbentuk lebih dari 500 pedagang QRIS, dan jumlah tersebut akan terus meningkat. Terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri, komunitas bahasa, komunitas UMKM yang telah menjadi mitra yang luar biasa,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...