Rabu
03 Juni 2026 | 5 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Bup Harap Kampung Inggris Jadi Contoh Kampung Digital

pdip-jatim-211123-mas-bup-kampung-inggris-1

KEDIRI – Kampung Inggris di Kecamatan Pare bakal menjadi pusat kampung digital pertama di Kabupaten Kediri. Dalam implementasinya ke depan, Kampung Inggris bakal menerapkan sistem pembayaran full digital agar memudahkan dalam bertransaksi.

Dari data yang dihimpun, hingga Oktober 2021, telah terbentuk 773 merchant dan sekitar 500 pedagang telah menggunakan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau pembayaran menggunakan sistem barcode.

“Saya berharap ke depan dapat mendorong UMKM di kampung Inggris untuk bisa meningkat lebih maju dan pada akhirnya turut mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri,” ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Selasa (23/1/2021).

Pembayaran melalui QRIS selain memudahkan pembeli dan pedagang, menurut Dhito, juga sangat cocok diterapkan selama masa pandemi karena tak ada kontak fisik dalam kegiatan tersebut.

“Melalui pembayaran ini tidak repot lagi untuk kembalian karena pasti pas,” jelasnya.

Dia berharap dengan dimulainya pembayaran ini, UMKM lebih bisa terangkat dan nantinya apabila Bandara Kediri pada tahun 2023 nanti dibuka, produk asal Kampung Inggris seperti kaos, minuman kopi dan anyaman bisa terangkat.

“Karena kalau kita bicara mengenai Kabupaten Kediri pasti yang ada di benak masyarakat yakni Kampung Inggris. Saya berharap ini bisa menjadi menjadi contoh ikon kampung digital di Kabupaten Kediri maupun Jawa Timur,” harap kader PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, Hanindhito melaunching penerapan QRIS di lembaga BEC (Basic English Course) Desa Pelem, Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Senin (22/11/2021). BEC dipilih Mas Dhito mengingat lembaga tersebut menjadi pioner berdirinya Kampung Inggris Pare.

Dalam kesempatan itu, Mas Bup, sapaan akrab Bupati Hanindhito, juga mencoba QRIS dengan memborong sejumlah produk UMKM di Kampung Inggris.

Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Wihujeng Ayu Rengganis dalam sambutannya mengungkapkan Kampung Inggris memiliki potensi yang sangat luar biasa.

Dengan pengunjung dari seluruh wilayah Indonesia dan merupakan generasi milenial maka pengembangan ekosistem digital sangat mungkin dilakukan dan Kampung Inggris dapat berkembang lebih cepat dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.

“Saat ini di Kampung Inggris sudah terbentuk lebih dari 500 pedagang QRIS, dan jumlah tersebut akan terus meningkat. Terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri, komunitas bahasa, komunitas UMKM yang telah menjadi mitra yang luar biasa,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...