Sabtu
05 September 2026 | 12 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Martin H Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Ponpes Al Islah Besuki

pdip-jatim-dprd-jatim-180922-martin-hamonangan-1

SITUBONDO – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Martin Hamonangan menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren Al Islah Besuki, Sabtu (17/9/22) malam.

Sosialisasi bertema Bangsa yang Utuh untuk Indonesia Tangguh dihadiri oleh pengurus MWC NU Besuki, Muslimat NU, Taruna Merah Putih dan masyarakat setempat.

Sosialiasi dilaksanakan pukul 20.00 dimulai dengan menyanyi bersama langu kebangsaan, Indonesia Raya. Berikutnya, disambung dengan lagu Syubbanul Wathan.

Martin Hamonangan dalam sambutannya mengatakan, antara kalangan nahdliyin dan nasionalis seperti tak bisa dipisahkan dalam upaya membangun bangsa dan negara sejak jaman perjuangan hingga mengisi kemerdekaan.  

“Sejarah perjalanan berbangsa dan bernegara, tak bisa lepas keterlibatan nahdliyin dan nasionalis. NU dan PDI Perjuangan selalu terlibat membangun bangsa,” katanya.

Martin juga mengulas bahwa untuk memotret Bangsa Indonesia diperlukan pemahaman terhadap empat pilar berbangsa dan bernegar. Yakni Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tuggal Ika.

“Empat hal inilah yang harus kita pahami secara utuh,” kata wakil rakyat asal daerah pemilihan Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi ini.

Materi wawasan kebangsaan malam itu, secara umum disampaikan Martin seperti sosialisasi serupa di tempat berbeda. Yakni, disampaikan dengan gaya santai, dengan model dialog dua arah melalui kuis berhadiah.

Martin memancing gairah peserta dengan melemparkan pertanyaan terkait sosok pencipta lagu Syubbanul Wathan.

Pertanyaan pun disambar salah seorang peserta, Syamsul Arif yang maju ke depan forum dan memberikan jawaban. Ia pun sumringah lantaran mendapatkan hadiah lantaran jawabannya benar.

Sebelumnya, Ketua Taruna Merah Putih, Ahmad Zarkasy dalam sambutannya mengulas sejarah hubungan antara NU dan nasionalis sejak perjuangan kemerdekaan. Bahkan hubungan terus berlanjut hingga saat ini.

Termasuk pada saat pencalonan presiden dan wakil presiden pada tahun 2004, yang mengusung pasangan nasionalis dan NU yang direpresentasikan Megawati Soekarno Putri dan KH Hasyim Muzadi. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...