Jumat
28 Agustus 2026 | 5 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Malam Nisfu Sya’ban, Ini Pesan Bupati Fauzi untuk Para Orangtua

pdip-jatim-fauzi-nisfu-syaban

SUMENEP – Pada acara malam Nisfu Sya’ban kemarin, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi memilih sholat Maghrib berjamaah sekaligus doa bersama di salah satu langgar (mushola) di wilayah Kecamatan Lenteng.

Bupati Fauzi mengatakan, bahwa kegiatan itu sebagai bagian dari bentuk keberpihakannya pada guru ngaji agar tetap menjadi garda terdepan dalam memberikan ‘asupan gizi’ keagamaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Sumenep.

“Saya berdoa, semoga guru-guru ngaji di Kabupaten Sumenep ini selalu diberi kesehatan agar bisa terus mengajar anak-anak mengaji,” kata Bupati Fauzi, sebagaimana keterangan yang diterima media ini, Senin (27/3/2021). 

Bupati Fauzi juga kembali menyampaikan keinginannya untuk melihat anak-anak di Sumenep berbondong-bondong ke masjid atau musala setiap menjelang maghrib untuk mengaji. 

“Untuk mewujudkan keinginan itu tentu butuh kerja sama dari semua pihak. Termasuk para orang tua, harus ikut memiliki kesadaran untuk selalu mendorong anak-anaknya agar senang mengaji,” jelasnya. 

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menegaskan, salah satu cara yang bisa dilakukan orangtua agar anak-anaknya mau mengaji adalah dengan tidak memberi izin jika akan ‘keluyuran’ menjelang Maghrib.

“Kepada bapak-bapak atau ibu-ibu, saya berharap kalau anaknya izin keluar rumah menjelang Maghrib, jangan diizinkan. Lebih baik disuruh pergi ke masjid atau mushola terdekat untuk mengaji,” beber Fauzi. 

Selain itu, suami Nia Kurnia ini juga berharap kepada para orang tua agar ketika menjelang Maghrib, anak-anak tidak dibiarkan tetap nonton TV atau main HP.

“Khawatir lupa untuk mengaji, kalau sudah asyik main HP atau nonton TV. Jadi para orang tua ini harus bisa melarang anak pegang HP atau nonton TV jelang Maghrib. Ini semua demi kebaikan generasi kita ke depan,” pungkasnya. 

Usai sholat dan doa bersama, Bupati Sumenep memberikan sound portable, sebagai sarana pendukung kegiatan di mushola tersebut. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...
SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...