Senin
09 Maret 2026 | 12 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Makin Menyatu dengan Santri-Pesantren, IKSASS Satu Suara Dukung Ipuk-Mujiono

PDIP-Jatim-Ipuk-dan-IKSASS-Banyuwangi-04102024

BANYUWANGI – Dukungan terhadap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan Mujiono (Ipuk-Muji), semakin menguat. Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Sukorejo Situbondo, wilayah Banyuwangi satu suara mendukung Ipuk-Muji.

Ketua IKSASS Banyuwangi, H. Lukman Hakim, menyerukan seluruh alumni untuk satu suara mendukung pasangan nomor urut 1 itu dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Banyuwangi, 27 November 2024.

“Saya menyerukan kepada seluruh alumni mendukung calon yang kinerjanya jelas serta rekam jejaknya baik. Mari satukan suara untuk Ipuk-Mujiono,” ujar Rektor IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Lukman Hakim, dalam pertemuan di Pondok Pesantren Al-Munawwiri Sempu bersama Ipuk, Rabu (2/10/2024). Turut hadir Pengasuh Ponpes Al-Munawwiri, KH Mistari, serta ratusan alumni perwakilan IKSASS dari seluruh kecamatan di Banyuwangi.

Menurut Lukman, kinerja Ipuk, telah membawa dampak positif bagi Banyuwangi. “Alhamdulillah, kinerja Bu Ipuk sudah berkesinambungan dengan harapan masyarakat. Pembangunan berjalan baik, kemiskinan dapat ditekan, dan ekonomi terus meningkat,” ujarnya.

Lukman menegaskan bahwa IKSASS mendukung pemimpin yang memiliki program yang jelas, terukur dan terbukti bermanfaat bagi masyarakat.

Karena itu, tambah Lukman, struktur IKSASS, mulai wilayah Wongsorejo hingga Kalibaru, telah dikoordinasikan untuk mendukung Ipuk-Mujiono.

Ia menyebut jumlah santri aktif di Banyuwangi mencapai hampir 3 ribu orang, sementara alumni yang tercatat ada 30 ribu, bahkan bisa mencapai 50 ribu.

“Sekali lagi, kami mendukung pemimpin yang telah terbukti kinerjanya,” tegasnya.

Sementara itu, Ipuk Fiestiandani, mengucapkan terima kasih atas dukungan IKSASS yang telah diberikan kepada Ipuk-Mujiono.

“Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo selama ini telah berperan dalam berbagai kehidupan masyarakat, menghasilkan alumni di seluruh Indonesia, termasuk Banyuwangi. Para alumnusnya mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengajak para alumnus yang tergabung di IKSASS untuk terus bersinergi membangun daerah.

“IKSASS adalah organisasi yang berperan dalam pengembangan daerah. Oleh karena itu, saya sangat berharap seluruh anggota IKSASS bisa bersinergi untuk memberi manfaat kepada masyarakat luas,” tuturnya.

Selama ini, imbuh Ipuk, para alumnus pesantren tersebut telah banyak memberikan kontribusi terhadap pengembangan daerah. Terutama dalam sektor pendidikan, sosial, ekonomi kerakyatan dan lainnya. (aras/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Seleksi Pemain Banteng Jatim FC U-17 di Kanjuruhan Diawali Tabur Bunga untuk Korban Tragedi 2022

MALANG — Seleksi pemain muda Banteng Jatim FC U-17 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2026), ...
KRONIK

Kunjungi Kantor DPC PDIP Kota Madiun, Sadarestuwati Ingatkan Soliditas dan Kedisiplinan Kader

MADIUN – Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan Sadarestuwati mengunjungi Kantor DPC PDIP Kota ...
LEGISLATIF

Fatatoh Apresiasi Seleksi Banteng Jatim U-17, Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Blitar

BLITAR — Gelaran Open Selection Banteng Jatim FC U-17 yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Stadion ...
SEMENTARA ITU...

Di Ujung Senja Ramadan, BELDEX Pioneer Tebar Kebaikan di Jalan Semarang

SURABAYA — Senja mulai turun di kawasan Jalan Semarang, Bubutan, Surabaya, Minggu (8/3/2026). Lalu lintas masih ...
KABAR CABANG

PAC Kecamatan Ngantru Salurkan Paket Sembako dari DPD PDI Perjuangan Jatim

TULUNGAGUNG – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, menggelar buka ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Warga Kediri Reaktivasi KIS yang Tidak Aktif Melalui Kelurahan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri dari Komisi B, Yuzar Rasyid, mendorong warga pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) ...