Selasa
04 Agustus 2026 | 5 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Made Persilakan Anggaran Dewan Dihabiskan untuk Penanganan Covid-19

pdip-jatim-made-kota-malang-180721

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menyoroti banyaknya warga yang terpapar Covid meninggal dunia ketika melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Hal ini disebabkan oleh penuhnya ketersediaan ruang perawatan, kelangkaan obat, dan oksigen.

“Banyaknya kasus isoman meninggal di rumah menjadi perhatian DPRD Kota Malang. Ini kok bisa terjadi di Kota Malang. Kita harapkan Rumah Sakit Lapangan Soepraoen segera bisa dibuka. Ada 268 bed yang disiapkan, namun sampai saat ini belum bisa dipakai. Kita sudah meminta agar dapat dapat segera difungsikan,” ungkap Made, Minggu (18/7/2021).

Dalam kondisi pola infeksi Covid-19 yang tengah meningkat, diperlukan upaya ekstra dari pemerintah sebagaimana tertuang dalam Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sebagaimana tujuan dari Perubahan RPJMD Kota Malang itu sendiri disusun sebagai respon Pemkot dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19 di masa puncak dan setelah tren infeksi mengalami penurunan.

Terkait dengan skema bantuan kepada masyarakat, Made menegaskan, dana untuk bantuan dianggarkan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT). Dia meminta Pemkot untuk bisa memaksimalkan penggunaan BTT untuk bisa lebih cepat dan responsif dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19.

“Untuk BTT itu adalah hak beliau (Walikota) semuanya. Jadi tanpa persetujuan Dewan. Awal 2020 kita sudah menyiapkan Rp. 200 Miliar. Sampai sekarang catatan yang masuk ke kami baru terpakai Rp54 Miliar. Berapa sisanya belum ada laporan,” bebernya.

“Silakan dipergunakan itu (BTT), selama untuk kepentingan masyarakat. Yang terpenting sekarang adalah keselamatan masyarakat. Lakukan saja. Dewan akan menyetujui,” tambah Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut.

DPRD Kota Malang, lanjut dia, juga telah melaksanakan refocusing anggaran, yang dialihkan kepada percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Malang. Total sebanyak Rp 10,35 miliar melalui pergeseran anggaran perjalanan dinas, reses, makan-minum, serta pengadaan mobil dinas 4 pimpinan dan komisi.

“Jika PPKM diperpanjang sampai Agustus atau September, di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) seluruh anggaran perjalanan dinas dialihkan. Itu adalah komitmen kami. Bila perlu, habiskan semua anggaran dewan untuk penanganan Covid ini,” ungkapnya.

Made menjelaskan, bahwa pihaknya siap untuk mengalihkan seluruh anggaran kedewanan untuk penanganan pandemi Covid-19. Bagi dirinya, hal terpenting saat ini adalah bagaimana keselamatan masyarakat menjadi hal yang diprioritaskan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Camat Bentuk Satgas Kesehatan untuk Kawal Program Prioritas

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh camat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: Rekomendasi DPRD soal BUMD Kini Ada di Tangan Gubernur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan tindak lanjut seluruh rekomendasi DPRD ...
KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...