Jumat
17 April 2026 | 6 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lukisan Bung Karno dan Marhaen, Ketua DPRD Surabaya: Perkuat Semangat Pro-Wong Cilik

pdip-jatim-awi-sutar-lukisan-bk-marhaen1

SURABAYA – Lukisan yang menggambarkan pertemuan antara proklamator kemerdekaan Ir Soekarno (Bung Karno) dan petani bernama Marhaen diperkenalkan ke publik di kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Selasa (6/4/2021).

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan, lukisan karya pelukis Surabaya S. Pandji berdimensi 100 x 130 cm itu sebagai sebuah kebanggaan. Sebab, terangnya, salah satu momen terpenting dalam perjalanan bangsa ini berhasil dilukiskan dengan sangat baik oleh pelukis Surabaya.

“Ini akan menjadi penguat semangat bagi kita semua untuk meneruskan cita-cita Bung Karno,” ujar Adi.

Pertemuan antara Bung Karno dan petani bernama Marhaen (Mang Aen) sendiri terjadi di Cigelereng, Bandung, pada 1923, ketika Bung Karno sedang kuliah di ITB setelah lulus dari HBS Surabaya pada 1921. Saat itu Bung Karno bersepeda keliling desa dan bertemu Marhaen yang sedang mengerjakan sawahnya.

Marhaen adalah sosok petani kecil yang hidupnya menderita, tenaganya terkuras hanya untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

”Itu adalah momen dialog dua anak manusia yang kemudian menjadi inspirasi bagi Bung Karno. Sehingga beliau menamakan pemikiran perjuangan politiknya sebagai Marhaenisme, dengan gelora semangat untuk membebaskan rakyat dari kemiskinan dan kebodohan,” beber Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Lukisan pertemuan Bung Karno dan Marhaen yang diperkenalkan hari ini adalah karya pelukis Surabaya, S. Pandji, atas permintaan dari aktivis senior, Yacobus Mayong Padang. Lukisan itu bakal dipasang di Institut Marhaen di Bandung yang diinisiasi Yacobus.

Hadir dalam syukuran peresmian lukisan tersebut, antara lain, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tujuh Belas Agustus (YPTA) 1945, Bambang DH, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Rektor Untag Surabaya Mulyanto Nugroho, dan budayawan Nunik Silalahi yang menjembatani lahirnya lukisan itu.

Yacobus menjelaskan arti pentingnya lukisan tersebut, sebagai penanda dari salah satu segmen sejarah bangsa yang tak boleh dilupakan. Menurutnya, pertemuan itu sebagai titik awal perjuangan kemerdekaan.

“Dialog dengan Pak Marhaen menyadarkan Bung Karno sebagai kaum terpelajar, betapa menderitanya rakyat ketika itu. Bung Karno tidak tahan melihat penderitaan rakyat. Saat itu juga, Bung Karno bertekad, Indonesia harus merdeka untuk membebaskan rakyat yang menderita,” kata Kobu, sapaan akrabnya.

Adi Sutarwijono menambahkan, lukisan yang sarat nilai sejarah itu harus menjadi pendorong bagi para pemangku kepentingan di Surabaya untuk terus memperkuat kerja-kerja kerakyatan.

”Lukisan ini bukan sekadar lukisan, tapi lukisan yang menggambarkan betapa mendalamnya pemikiran Bung Karno tentang bangsa ini. Itulah yang harus kita teladani dengan terus melahirkan kebijakan yang baik bagi masyarakat,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...