Kamis
04 Juni 2026 | 5 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lomba Pidato untuk Lebih Mengenal Penggali Pancasila

pdip-jatim-eva-k-di-smp-pawiyatan-kediriKEDIRI – Para murid kelas 8 SMP Pawiyatan Kediri tampak berjuang keras menghapal 66 poin kejadian penting dalam kehidupan Bung Karno (BK), mulai hari lahir 6 Juni 1901 hingga 7 November 2012 saat sang Proklamator Kemerdekaan RI itu ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Hafalan tersulit adalah terkait detail pemberian 26 gelar doktor honoris causa (Dr HC), meliputi tanggal, bidang keilmuan, kota/negara, dan perguruan tinggi yang memberikan.

Lomba pidato (menghafal) biografi BK yang diselenggarakan SMP Pawiyatan, Sabtu (30/4/2016) kemarin, merupakan partisipasi lomba yang digagas Perpustakaan BK di Kota Blitar untuk seluruh siswa SMP dan SMA se-Jatim.

Pemenang lomba akan diangkat menjadi Duta Pustaka BK Blitar dan mendapat tugas ke daerah-daerah lain baik di Jatim maupun di luar Jatim.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Eva Kusuma Sundari menilai, lomba pidato ini merupakan strategi yang tepat dalam menjawab kebutuhan generasi muda untuk mengenal pribadi BK sebagai penggali Pancasila Dasar Negara. Bukan sekadar proklamator atau orator.

Mencintai BK dapat menjadi modal untuk mencintai warisannya, yakni Pancasila. Meski demikian, ujar Eva, harus dipastikan bahwa yang paling penting adalah mengetahui dan menegakkan ajaran-ajaran Presiden Pertama RI tersebut BK. Yakni Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Legislator dari dapil 6 Jatim ini menyatakan, memperkenalkan BK dan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945 juga merupakan jawaban tepat bagi banyak temuan riset yg menunjukkan bagaimana ajaran paham radikalisme agama disusupkan ke PAUD, sekolah, kampus dan di tempat-tempat ibadah lembaga-lembaga pendidikan tersebut.

“Ini berbahaya, karena dari berbagai riset juga ditunjukkan ada perkembangan pola dari simpatisan radikalisme bisa jadi pendukung aktif terorisme,” ujarnya.

Pada pembukaan lomba pidato tersebut, Eva Kusuma Sundari menyerahkan buku Kursus Pancasila Dasar Negara di Istana Negara oleh BK sebagai bahan kajian untuk penjajakan pengintegrasian Pancasila ke dalam Kurikulum Pendidikan di SMP Pawiyatan Doho Kediri.

Sebelumnya, Kepala Sekolah Satriyani Widyawati Rahayu menunjukkan keberhasilan sekolah tersebut dalam Proyek P4GN, Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ke dalam kurikulum pendidikan sekolah.

“Sepantasnya keberhasilan tersebut dilanjutkan untuk nilai-nilai Pancasila,” pungkas Eva. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...