Minggu
19 Juli 2026 | 3 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Libur Nataru Jadi Momen Dongkrak PAD, Anas Karno: Yang Penting Jangan Bocor

pdip-jatim-220710-anas-karno

SURABAYA – Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno kembali mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Anas Karno mengatakan, Nataru bisa jadi momentum untuk mendongkrak PAD, terutama lewat sektor wisata.

Legislator Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya tersebut mengatakan, pajak hiburan, restoran, dan hotel berpotensi menambah pundi-pundi PAD, seiring meningkatnya okupansi saat libur Nataru.

“Terutama saat libur tahun baru, akan banyak masyarakat yang refreshing. Dari yang menginap di hotel, mengunjungi tempat wisata. Sampai dengan menikmati makanan di restoran di mall atau di pinggir jalan seperti di Tunjungan. Yang pastinya akan ramai sekali,” terang Anas Karno di Surabaya, Kamis (28/12/2023).

Menurutnya, kondisi tersebut tentu akan berdampak positif terhadap pertumbuhan PAD Kota Surabaya. Asalkan kontribusi pajak terhadap sektor tersebut dimaksimalkan. “Artinya tidak ada kebocoran dari para wajib pajak itu,” imbuhnya.

Dia juga menyampaikan, tempat wisata yang dikelola Pemkot Surabaya, baik itu oleh BUMD maupun UPT Dinas, juga berpotensi menambah PAD, lewat retribusi tiket masuk.

“Misalnya KBS (Kebun Binatang Surabaya) dan THP (Taman Hiburan Pantai)Kenjeran, yang jumlah pengunjungnya akan meningkat dibandingkan hari biasanya. Kondisi ini harus dimanfaatkan. Belum lagi dari retribusi parkir. Yang penting jangan bocor,” harap pria yang juga Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.

Sementara itu Kepala Bappeda Kota Surabaya Hidayat Syah mengatakan, pihaknya memperketat pengawasan terhadap wajib pajak, terutama di sektor hotel, restoran dan hiburan, yang mengakali laporan keuangannya.

Hidayat juga menegaskan, Bappeda Surabaya selalu minta wajib pajak untuk membayarkan pajak yang sudah dititipkan oleh pengunjung atau masyarakat

Pihaknya pun sudah mengirimkan surat edaran kepada 712 ribu wajib pajak yang di antaranya pemilik atau pengelola hotel, restoran, tempat hiburan, parkir, supaya meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak daerah. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Latih Ratusan Petani Cara Bikin Pupuk Organik

BOJONEGORO — Upaya memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan terus digalakkan di tingkat daerah. Guna menekan ...
BERITA TERKINI

DPC Ngawi Gelar Rakor Bersama KSB PAC, Matangkan Persiapan Musran

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Ketua, Sekretaris, ...
KABAR CABANG

Kawal Penjaringan Ketua Ranting dan Anak Ranting, PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Anggota DPRD

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengerahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ...