Senin
10 Agustus 2026 | 2 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lestarikan Tradisi Hari Jadi Ngawi, Bupati dan Forkompimda Ziarah Makam Leluhur

IMG-20220704-WA0011_copy_900x507

NGAWI – Bupati dan Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko bersama dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat berziarah ke makam para leluhur Ngawi. Hal itu dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Ngawi ke-664 tahun, pada Senin (4/7/2022).

Rangkaian ziarah makam leluhur dipimpin langsung oleh Bupati Ony. Bupati Ony beserta rombongan, mengawali ziarah makam leluhur dari pusara RM. Tumenggung Poerwodiprodjo, yang berlokasi di TPU Kauman belakang Masjid Agung Ngawi.

Rombongan ziarah makam leluhur Ngawi dilanjutkan ke Desa Ngawi Purba, untuk menziarahi makam mendiang Patih Pringgo Koesoemo. Kemudian dilanjutkan ziarah ke makam Adipati Kertonegoro, leluhur Ngawi yang dimakamkan di TPU Sine.

Menutup rangkaian ziarah makam leluhur, para pejabat tinggi Kabupaten Ngawi juga berziarah ke makam Patih Ronggolelono dan Putri Cempo, yang berada di atas bukit, Jabal Kadas, di Desa Hargomulyo, Ngrambe.

Di samping berziarah, rombongan juga melakukan tabur bunga diatas pusara para leluhur Ngawi. Tidak lupa juga memanjatkan doa-doa bagi leluhur, agar diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Bupati Ony saat dikonfirmasi mengatakan, rangkaian ziarah makam leluhur Kabupaten Ngawi sudah menjadi tradisi turun temurun. Tradisi tersebut masih lestari hingga sekarang. Sebab, selalu di uri-uri setiap jelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi.

“Dan kita selaku pemimpin senantiasa diberikan semangat untuk bisa meneruskan apa yang menjadi cita-cita baik pimpinan penduhulu kita,” katanya.

Adapun selain untuk melestarikan tradisi, dikatakan Bupati Ony, melalui kegiatan ziarah makam leluhur para pendiri Kabupaten Ngawi juga menjadi bagian potret sejarah. Memberikan pembelajaran untuk generasi milenial Ngawi. Calon-calon penerus masa depan.  Bahwa, bangsa yang baik tidak akan pernah lupa dengan jasa pendirinya.

“Potret bahwa apabila kita ingin menjadi kabupaten yang baik, negara yang baik, tidak lupa dengan jasa-jasa baik pendiri bangsa kita,” jelas Kader PDI Perjuangan tersebut.

Kabupaten Ngawi genap berusia 664 tahun pada 7 Juli 2022. Tagline pada peringatan hari jadi yakni, ‘Ngawi Bergerak Sehat Bersama Bangkitkan Ekonomi.’ Yakni sebuah ajakan membangkitkan semangat masyarakat Ngawi setelah masa Pandemi Covid-19.

Adapun sebagai bentuk implementasi dari semangat Ngawi Bergerak, pada rangkaian peringatan hari jadi tidak lagi dilaksanakan dengan sederhana seperti tahun lalu.

Rangkaian kegiatan peringatan seperti Jamasan Pusaka, Kirab Pusaka, hingga pelaksanaan bazar dan pameran akan kembali digelar, seperti tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Terima Aspirasi Masyarakat, PDIP Jember Tegas Tolak Rencana Hutang Rp786 Miliar

JEMBER – Aksi penolakan rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meminjam Rp786 miliar melalui skema Lembaga ...
LEGISLATIF

Abdul Qodir Realisasikan Pokir 2026 untuk Bedah Rumah Warga di Malang

MALANG – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, merealisasikan anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Sisakan 4 Kecamatan, Konsolidasi Ditargetkan Tuntas Sebelum 17 Agustus

BLITAR – Konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memasuki tahap akhir. Dari seluruh wilayah yang ditargetkan, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...