BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso melaunching Gerakan Menanam Sejuta Pohon Untuk Lingkungan (Gema Sejoli) dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022 sekaligus untuk menyambut Hari Jadi Kota Blitar ke-116.
Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kota Koesoema Wicitra, pada Rabu kemarin. Santoso mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya melestarikan lingkungan dan mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor hingga emisi gas rumah kaca.
“Gema Sejoli merupakan gebrakan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar untuk mengajak masyarakat supaya lebih sadar dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Santoso di Balai Kota Blitar, Kamis (10/3/2022).
Dia menjelaskan pada peringatan HPSN tahun ini, Pemkot Blitar mengangkat tema kurangi sampah, kelola sampah, kurangi emisi dan tingkatkan kontribusi untuk gerakan proklim.
Menurutnya dengan adanya launching Gema Sejoli, bisa menjadi salah satu aspek yang dapat memberikan kontribusi pada lingkungan di sekitar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Adapun kegiatan penanaman pohon ini nantinya juga bisa mencukupi sirkulasi udara bagi masyarakat kota Blitar.
Oleh karenanya, Santoso berharap meski Kota Blitar tidak memiliki hutan namun akan tetap memiliki ruang terbuka hijau yang bisa digunakan sebagai area resapan air.
“Peran masyarakat sangat penting dalam pengelolaan sampah. Selain menanggulangi banjir, pengelolaan sampah oleh bank sampah juga mampu meningkatkan nilai ekonomi sebagai bahan kerajinan,” jelasnya.
Diketahui, kegiatan Gema Sejoli ini menyasar di ruas jalan protokol meliputi Jl. Sudanco Soeprijadi, Jl. Panglima Sudirman, Ahmad Yani, Jl. Melati, Jl. Mawar dan Jl. Ir. Soekarno dengan menyiapkan 500 tanaman.
Dalam kegiatan launching Gema Sejoli juga dilakukan penyerahan sertifikat kejuaraan pada masing-masing Kelurahan, hingga SMP dan SD yang mengikiti lomba Kelurahan berseri maupun adiwiyata. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












