Senin
26 Oktober 2026 | 11 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Minta Pemkot Surabaya Buka Layanan Kedaruratan

pdip jatim - Khusnul Khotimah DPRD Sby

SURABAYA – Anggota DPRD Surabaya terus mendorong pemerintah kota meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terbaru, dewan minta Pemkot Surabaya membuka layanan kedaruratan melalui nomor 119.

Melalui program tersebut, warga Surabaya yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat bisa langsung tertangani.

“Misalkan ada yang sakit stroke, bisa langsung dijemput ambulans, dan diantar ke rumah sakit terdekat,” kata anggota Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, kemarin.

Layanan kedaruratan tersebut, ungkap legislator dari PDI Perjuangan ini, mengadopsi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang menerapkan public service center (PSC) 119.

Pelayanan kedaruratan bidang kesehatan ini juga telah diterapkan di beberapa daerah lain. Seperti di Tulungagung, meski namanya beda.

Perempuan yang juga Ketua Pansus Raperda Upaya Kesehatan DPRD Surabaya tersebut mengakui, selama ini sebenarnya sudah ada layanan kedaruratan yang bernama “Command Center Surabaya”.

Hanya, layanan pengaduan itu seringkali dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan jalan rusak, banjir dan lainnya. Karena itu, sebut Khusnul, perlu adanya program layanan kedaruratan khusus kesehatan.

Kalangan dewan juga mendorong adanya kemudahan dan percepatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dengan menerapkan sistem informasi manajemen e-healt berbasis  android atau IOS.

Sebab, selain pengguna android banyak, layanan ini bisa dimanfaatkan di tengah kesibukan. “Program e-helth saat ini harus masuk dulu ke w­eb. Jadi kadang membutuhkan waktu lama,” paparnya

Untuk mengaplikasikan program e-health melalui android, masyarakat sebelumnya mendownload playstore kemudian yankes (pelayanan kesehatan). “Jadi ini untuk kemudahan,” tambah dia.

Di tingkat kelurahan, lanjut Khusnul, sebenarnya mempunyai sistem layanan e-kios. Yakni layanan publik untuk mengurus dokumen kependudukan hingga antre berobat.

Namun, sistem tersebut lebih sering digunakan warga untuk urusan kependudukan. Seperti mengurus akte, kartu keluarga, dan lainnya.

Gagasan kalangan dewan untuk menerapkan layanan kedaruratan hingga mendorong aplikasi e-health berbasis android ini, ungkapnya, direspons positif Dinas Kesehatan dan Bagian Bina Program Pemkot Surabaya.

Sebab, di era saat ini, semua layanan mengarah ke sistem IT. “Jika di PDAM saja bisa, Pemkot Surabaya pasti bisa,” ujar Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Memang, dalam Raperda Upaya Kesehatan yang disusun kalangan dewan tak diatur secara detail tentang masalah tersebut.

Namun, program itu bertujuan untuk memberi kemudahan pelayanan masyarakat. Karena itu, pihaknya yakin program layanan kesehatan berbasis IT ini bisa diterapkan.

Apalagi, anggaran di bidang kesehatan mencapai 11 persen dari Rp 8,5 triliun APBD 2017. Sekitar 2/3 dari alokasi anggaran tersebut diprioritaskan untuk kepentingan pelayanan publik.

Alokasi anggaran kesehatan ini lebih besar ketimbang  ketentuan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang mewajibkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran kesehatan minimal 10 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...
EKSEKUTIF

Marhaen Djumadi Dorong Penguatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Nganjuk

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah membantu memberikan ...
SEMENTARA ITU...

165 Pecatur Ikuti Piala Ketua DPRD Trenggalek, Doding Bidik Atlet Berprestasi

TRENGGALEK – Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan luar daerah mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD ...
KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...
SEMENTARA ITU...

Hujan Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Blitar Ikuti Jalan Sehat Hari Santri

BLITAR – Hujan rintik-rintik tak menyurutkan semangat ribuan warga Kabupaten Blitar mengikuti Jalan Sehat Hari ...