Rabu
25 Februari 2026 | 2 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Lapor Camat” via Telepon dan WhatsApp, Cara Bupati Ipuk Perkuat Respons Pelayanan Publik

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-24022026

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meluncurkan program “Lapor Camat”, sebuah kanal pengaduan masyarakat yang dapat diakses melalui telepon maupun WhatsApp. Masyarakat bisa langsung mengadukan masalahnya, khususnya terkait pelayanan publik, langsung ke camat.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat serta memastikan setiap aduan warga ditangani secara cepat.

“Kecamatan ini memiliki posisi strategis karena paling dekat dengan masyarakat serta memahami kondisi dan persoalan wilayahnya. Dengan membuka kanal pengaduan langsung ke camat, diharapkan proses penyelesaian masalah dapat lebih efisien tanpa harus lama,” ujar Ipuk saat meluncurkan program tersebut di sela silaturahmi bersama warga di Kecamatan Wongsorejo, Senin (23/2/2026).

“Selain itu, dinamika di lapangan menunjukkan perlunya penguatan koordinasi dan respons langsung di tingkat kecamatan sebagai garda terdepan pelayanan,” imbuh Wakabid DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Program Lapor Camat diluncurkan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat akan akses pengaduan yang lebih mudah dan cepat. Selama ini, Pemkab Banyuwangi telah memiliki berbagai kanal pengaduan, termasuk program Banyuwangi Melayani yang telah diluncurkan sebelumnya.

“Bila di Banyuwangi Melayani sebelumnya masyarakat melapor diterima oleh kontak person yang ada di OPD, namun Lapor Camat ini masyarakat langsung mengkontak pak camat. Harus respon pak camatnya,” jelas Ipuk.

Secara teknis, camat mengumumkan nomor telepon dan WhatsApp yang dapat dihubungi masyarakat. Nomor tersebut dipublikasikan melalui media sosial resmi kecamatan, kantor desa, serta kanal komunikasi Pemkab Banyuwangi.

Ipuk menegaskan, camat harus aktif dan responsif dalam menindaklanjuti setiap laporan. Minimal dalam 4 jam harus ada tindak lanjut, utamanya pelayanan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Saya minta setiap camat benar-benar memonitor langsung aduan masyarakat. Jangan sampai ada laporan yang tidak ditindaklanjuti. Ini bagian dari komitmen kita untuk memberikan pelayanan terbaik,” terang Ipuk.

“Setiap aduan dipantau progres penyelesaiannya. Jika diperlukan eskalasi, camat melaporkan ke tingkat kabupaten untuk penanganan lebih lanjut,” tuturnya.

Ipuk menyampaikan melalui program Lapor Camat, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan. Seperti keluhan terkait pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan di tingkat kecamatan, permasalahan infrastruktur, seperti jalan, sampah, hingga bantuan sosial.

Selain itu, lewat program ini Ipuk berharap sinergitas forpimka kecamatan lebih kuat untuk menangani berbagai persoalan di warga. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Pohjentrek, Wakil Ketua DPRD Pasuruan Muhammad Zaini Promosikan Produk UMKM Lokal

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, kembali turun ke masyarakat dalam rangka ...
LEGISLATIF

Hak Guru Tak Boleh Tertunda, Indi Desak Percepatan Pencairan Sertifikasi PPPK Jember

JEMBER – DPRD Kabupaten Jember menegaskan komitmennya mengawal hak para guru PPPK yang hingga kini belum menerima ...
LEGISLATIF

Antisipasi Kemacetan, Ama Siswanto Minta Pemerintah Tertibkan Pedagang Liar Depan Pasar Ploso

JOMBANG – Keberadaan pedagang liar di area depan Pasar Ploso menjadi perhatian DPRD Kabupaten Jombang. Wakil Ketua ...
LEGISLATIF

Soroti Temuan di Magetan, Diana Sasa Minta Evaluasi Produksi dan Distribusi MBG

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, mendorong dilakukan evaluasi menyeluruh ...
KRONIK

“Lapor Camat” via Telepon dan WhatsApp, Cara Bupati Ipuk Perkuat Respons Pelayanan Publik

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meluncurkan program “Lapor Camat”, sebuah kanal pengaduan ...
LEGISLATIF

Masalah THR Berulang Tiap Tahun, DPRD Minta Disnakerdag Jember Jemput Bola

JEMBER – Anggota Komisi D DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho atau Nuki, mendorong Dinas Tenaga Kerja dan ...