Minggu
19 Juli 2026 | 4 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi: DPRD Jatim Selalu Fasilitasi Upaya Menjaga Kerukunan

pdip-jatim-kusnadi-fbm-030321-1

SURABAYA – Tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Beda tapi Mesra (FBM) bertemu Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, Rabu (3/3/2021). 

Ketua FBM, Syuhada Endrayono mengatakan, kedatangan mereka untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai wadah warga lintas agama dan ras yang saling belajar memahami perbedaan. 

Tak hanya itu, organisasi yang berdiri sejak 3 September 2016 ini juga menyampaikan keresahan mereka terkait implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat.

“Kami tertarik pada Perda Nomor 8 Tahun 2018 yang dilahirkan oleh DPRD Jatim. Perda ini adalah produk unggulan, tapi kami lihat selama hampir dua tahun Perda itu berjalan, implementasinya masih kurang,” ujarnya.

Syuhada menambahkan, selama hampir dua tahun dalam kunjungannya di berbagai daerah, masih banyak terjadi konflik horizontal antar agama, seperti yang terjadi di Gunung Kawi, Banyuwangi, dan Pasuruan. Sehingga diperlukan adanya sosialisasi kepada masyarakat terkait Perda tersebut.

“Kami ingin mendengar dari Pak Kusnadi bagaimana implementasi Perdanya, dan jika dibutuhkan, FBM siap bekerjasama untuk lebih mengenalkan apa Perda itu sebenarnya, apa manfaat untuk masyarakat di Jatim,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jatim, Kusnadi mengatakan, terkait implementasi dari Perda Nomor 8 Tahun 2018 masih terbatasi oleh kebijakan di tiap daerah.

“Kalau implementasinya dari Perda itu memang agak susah dilakukan, ini karena otonomi daerah di masing-masing kabupaten/kota itu berbeda-beda. Jadi dalam pelaksanaannya ya tergantung kebijakan masing-masing kepala daerah yang ada,” ujarnya.

Kusnadi menegaskan, DPRD Jatim sebagai lembaga legislatif akan tetap berusaha memfasilitasi dan memberi perhatian yang sama terhadap semua aspek kehidupan masyarakat, serta menjaga kerukunan antar masyarakat.

“Kerukunan bukan hanya kerukunan beragama saja, tapi juga antar budaya, antar suku, nah itu selalu kita fasilitasi, selalu kita beri perhatian yang sama sehingga tidak ada pembedaan,” tandas Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Disamping itu, Kusnadi juga berterima kasih dan menerima dengan terbuka keinginan FBM untuk bekerjasama dengan DPRD Jatim terkait sosialisasi Perda Nomor 8 Tahun 2018. 

“Boleh-boleh saja kalau mau bekerja sama mensosialisasikan Perda Nomor 8 Tahun 2018, ya monggo. Perda tentang apapun ya sah-sah saja mereka membantu mensosialisasikan, dan kami juga sangat berterima kasih karena ikut mensosialisasikan itu,” ucapnya. (dhani)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Latih Ratusan Petani Cara Bikin Pupuk Organik

BOJONEGORO — Upaya memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan terus digalakkan di tingkat daerah. Guna menekan ...
BERITA TERKINI

DPC Ngawi Gelar Rakor Bersama KSB PAC, Matangkan Persiapan Musran

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Ketua, Sekretaris, ...
KABAR CABANG

Kawal Penjaringan Ketua Ranting dan Anak Ranting, PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Anggota DPRD

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengerahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ...