oleh

Kunjungi Kawasan Wisata Sumbermaron, Dewanti Diiringi Tronton

-Berita Terkini-2 kali dibaca

pdip jatim - tronton DewiSriMALANG – Calon Bupati Malang Dewanti Rumpoko menilai, Sumbermaron di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran layak dikembangkan jadi salah satu kawasan wisata andalan. Sehingga nantinya bisa mengangkat perekonomian warga setempat.

“Tempatnya sangat bagus, sayangnya kurang tertata. Kalau dibiarkan seperti ini bisa-bisa nanti kumuh dan dijauhi pengunjung,” kata Dewanti, saat mengunjungi Sumbermaron, kemarin.

Menurut Dewanti, kalau ditata dengan baik, Sumbermaron bisa menjadi tempat wisata yang sangat indah. Di antaranya terkait penataan kios pedagang, dan jalan menuju lokasi, sehingga pengunjung bisa nyaman.

Di wilayah yang juga lokasi sumber air bahan baku air PDAM tersebut, banyak berdiri kios-kios di sepanjang jalan masuk ke lokasi. Jalan akses menuju lokasi Sumbermaron yang sempit menyebabkan pengunjung harus berdesak-desakan, terutama di akhir pekan.

Untuk masuk lokasi wisata tersebut, pengunjung tidak ditarik tiket masuk, namun cukup membayar tiket parkir kendaraan. Hal inilah yang membuat Sumbermaron banyak dikunjungi wisatawan.

Tak hanya tempat wisatanya yang akan dibenahi, jalan desa menuju Sumbermaron saat ini kondisinya juga rusak. Padahal untuk mengembangkan pariwisata, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah ketersediaan sarana jalan yang bagus.

“Kalau jalannya dibiarkan berlubang dan berubah jadi jalan makadam seperti ini, lama-lama pengunjung enggan datang,” tandas calon bupati yang diusung PDI Perjuangan di Pilbup Malang 2015 ini.

Kampanye blusukan calon bupati yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Masrifah Hadi itu berlangsung meriah. Dewanti tidak hanya blusukan dengan iringan kesenian Sakera Marlena. Dalam kampanye blusukan tersebut, juga diiringi dengan truk tronton yang mengangkut kru musik dangdut.

Mobil tronton branding tersebut menjadi perhatian masyarakat, termasuk para pengunjung wisata Sumbermaron. Kedatangan kandidat nomor urut 2 ke Sumbermaron tersebut sebagai bentuk komitmennya untuk membangun pariwisata Kabupaten Malang agar bisa mengungguli Kota Batu. (sa)

rekening gotong royong