oleh

Kunjungi Jalan Longsor di Plaosan, Suyono Wiling: Kita Pastikan Cepat Tertangani

MAGETAN – Jalan longsor di Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, jadi atensi Ketua Komisi D DPRD Magetan Suyono Wiling. Jalan longsor di akses menuju Desa Ngancar itu terjadi akibat hujan deras pada Kamis sore lalu.

Titik longsor berada tepat di jalan tanjakan dan menikung arah Desa Ngancar setinggi 20 meter lebih, sepanjang hampir 100 meter. “Harus segera diperbaiki. Kita pastikan cepat tertangani mengingat jalan ini poros utama dua desa,” kata Suyono, di lokasi longsor, Jumat (19/3/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini mengunjungi lokasi bersama Plt Kepala Dinas PUPR Magetan Mokhtar Wahid. Dia meninjau titik longsor setelah menerima laporan dari Kepala Desa Dadi.

Menurut Suyono, jika tidak segera diperbaiki, maka berpotensi terjadi longsor susulan. “Jangan sampai terjadi longsor lagi. Jika sampai terjadi longsor susulan maka aktiviitas warga akan berhenti total,” ujarnya. 

“Padahal kedua desa ini merupakan pemasok sayur utama di pasar pasar wilayah Magetan dan sekitarnya,” tambah dia.

Soal perbaikan, Suyono mengatakan, bagaimanapun caranya, yang utama segala kepentingan warga bisa terakomodasi. Apalagi jalan yang longsor itu di jalur utama penghubung dua desa, dan tidak ada alternatif jalan lain.

“Kita harapkan setelah ada kepastian dari Dinas PUPR warga agar bersabar dulu menunggu jalan akan diperbaiki. Karena perbaikan dengan uang negara maka perlu proses, tidak serta merta bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Plt Kepala Dinas PUPR Magetan Mokhtar Wachid menambahkan setelah melihat kondisi kerusakan jalan, memang perlu dilakukan perbaikan. “Nanti akan kita ajukan lewat dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) ,” ujar Mokhtar.

Pihaknya memperkirakan perbaikan dan pembangunan jalan tersebut menelan dana sekitar Rp 400 juta. Jalannya nanti akan dibuat lebih lebar dengan konstruksi yang berbeda agar lebih aman dan kuat.

Dia pun mengungkapkan, sebelumnya jalan tersebut adalah jalan desa. Namun karena di atas ada tempat wisata air terjun Pundak Kiwo, maka jalan tersebut naik kelas menjadi jalan kabupaten.

Sementara itu, Kepala Desa Dadi H.Sarmin mengatakan, warga Desa Dadi bersyukur dan berterima kasih kepada Suyono Wiling yang cepat merespon aduan masyarakat terkait jalan longsor tersebut.

“Atas nama warga kami mengucapkan terima kasih kepada Mas Wiling yang sangat peduli dan langsung merespon aduan warga dengan turun langsung ke lokasi untuk mencarikan solusi,” ucapnya. (rud)