Senin
31 Agustus 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Konsolidasi Akbar, DPC Ngawi Buka Puasa Bersama Pengurus PAC hingga Ketua Ranting

IMG-20260314-WA0032_copy_799x490

NGAWI – Gedung Fatmawati, Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, dipenuhi kader banteng pada Jumat (13/3/2026). Sore itu, DPC PDI Perjuangan Ngawi menggelar konsolidasi internal berskala besar yang diikuti kader dari berbagai tingkatan organisasi.

Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda buka puasa bersama sekaligus pengarahan organisasi. Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngawi, pengurus PAC, hingga para ketua ranting se-Kabupaten Ngawi.

Selain berbuka puasa bersama, para kader juga menerima pengarahan dari Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi Dwi Rianto Jatmiko serta Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ir Budi Sulistyono yang akrab disapa Kanang.

Sebelum azan Magrib berkumandang, Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan arahan kepada para kader terkait agenda konsolidasi organisasi.

Pengurus Tak Sekadar Nama  di SK
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Mas Antok itu menyebutkan bahwa agenda konsolidasi partai di Kabupaten Ngawi telah dipersiapkan secara matang.

Dalam waktu dekat, DPC PDI Perjuangan Ngawi akan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang direncanakan berlangsung setelah Hari Raya Idulfitri.

“Setelah Lebaran kita langsung running Musancab. Untuk teknisnya kita mengikuti arahan dari DPD. Secara teknis untuk Musancab di Kabupaten Ngawi kami sudah siap semuanya,” kata Mas Antok, yang disambut pekikan siap para kader.

Wakil Bupati Ngawi itu menegaskan bahwa agenda konsolidasi organisasi tidak berhenti pada Musancab saja. Setelah Musancab di seluruh kecamatan rampung, agenda akan dilanjutkan dengan Musyawarah Anak Ranting (Musran).

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi pengurus partai tidak sekadar tercatat sebagai pengurus, tetapi harus memahami peran dan tanggung jawab organisasi.

“Menjadi pengurus tidak hanya sekadar menjadi pengurus saja, tetapi juga harus memahami dan menjalankan peran serta fungsi sebagai pengurus partai,” tegasnya.

Loyalitas tanpa Batas
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Ir Budi Sulistyono atau Kanang dalam arahannya menyinggung situasi global yang dinilai sedang tidak menentu, termasuk dampak konflik di Timur Tengah terhadap kondisi ekonomi dunia.

Menurutnya, situasi tersebut juga dapat berdampak pada kondisi ekonomi nasional yang pada akhirnya memengaruhi kesejahteraan masyarakat.

Di hadapan para kader banteng di Ngawi, Kanang menyampaikan pesan tegas agar kader tetap solid dan tidak meninggalkan partai dalam kondisi apa pun.

“Jangan pernah meninggalkan PDI Perjuangan. Sepakat ya?” kata Kanang yang langsung dijawab serempak oleh para kader, “Sepakat!”

Anggota DPR RI tersebut menegaskan bahwa konsolidasi internal seperti ini penting untuk menjaga soliditas kader serta memperkuat garis perjuangan partai di tengah dinamika situasi bangsa saat ini. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Serunya Ratusan Anak di Pamekasan Ikuti Lomba Mewarnai PDIP, Asah Kreativitas dan Jiwa Demokrasi Sejak Dini

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar lomba mewarnai tingkat PAUD, TK/RA, dan SD/MI. Gelaran ...
KABAR CABANG

Jadi Juara Pemilu 2024, PDI Perjuangan Ngantru Komitmen Jaga Kesolidan

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, masa bakti 2026-2031 ...
KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...