Jumat
14 Agustus 2026 | 1 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komitmen Cak Ji, Jaga Surabaya sebagai Kota Ramah Anak

pdip-jatim-240627-cakji-ramah-anak

SURABAYA – Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya telah menetapkan standar baru sebagai model Kota Layak Anak di Indonesia. Fokusnya, pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.

Surabaya telah berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak kategori Utama selama lima tahun berturut-turut. Namun, pemerintah kota tidak berpuas diri dengan prestasi tersebut dan berupaya untuk meningkatkan statusnya menjadi Kota Layak Anak Dunia.

Upaya untuk mencapai status Kota Layak Anak Dunia mencakup peningkatan aksesibilitas terhadap pendidikan, kesehatan, dan rekreasi bagi anak-anak.

Pemerintah kota juga aktif dalam membangun lingkungan yang ramah anak, seperti taman bermain dan jalur sepeda yang aman. Surabaya menetapkan standard tinggi bagi kota-kota lain di Indonesia untuk mengikuti jejaknya dalam memastikan kesejahteraan anak-anak sebagai prioritas utama.

Pembangunan kota layak anak merupakan upaya yang melibatkan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah, masyarakat, dan organisasi non-pemerintah.

Wakil Walikota Surabaya Armuji yang menghadiri wisuda TK Untuk Indonesia di salah satu hotel menyampaikan komitmennya untuk menjaga Kota Surabaya dengan Predikat Ramah Anak.

”Pendidikan karakter sejak usia dini merupakan tanggung jawab kita semua, mewujudkan predikat kota ramah anak tentu tidak mudah maka harus kita pertahankan bersama,” kata Armuji di Surabaya, Kamis (27/6/2024).

Dirinya juga berharap bahwa partisipasi masyarakat bisa semakin tinggi untuk mewujudkan pendidikan usia dini, serta menanamkan nilai – nilai moral kepada anak – anak sebagai pewaris masa depan bangsa.

“Dari usia anak – anak sudah harus dipupuk semangat gotong – royong, saling menghargai, semangat persatuan, kebersamaan hingga tenggang rasa,” tegas Cak Ji, sapaan akrabnya.

Dia berharap agar keluarga juga mampu menyediakan waktu untuk mendidik anak – anak, orang tua mengajarkan hal baik yang menjadi bekal kehidupan sehari – hari di waktu tertentu dengan membangun komunikasi intens dengan anak- anak. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...
KRONIK

Lomba Nyo’on Geddeng hingga Makan Pisang, Cara Seru Hj. Ansari Rawat Kebersamaan Warga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menggelar senam bersama dan berbagai lomba agustusan ...