Senin
19 Oktober 2026 | 10 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi IV DPRD Banyuwangi Dorong Pemkab Usulkan Formasi Guru ke Kemenpan RB

PDIP-Jatim-Patemo-05092024
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Patemo, memberi keterangan pers terkait keluhan petani, Rabu (4/9/2024).

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Banyuwangi meminta Dinas Pendidikan maupun Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) setempat untuk lebih aktif dalam mendata kebutuhan tenaga pendidik.

Hal ini menyusul adanya ratusan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan yang belum mendapatkan kesempatan dan penempatan mengajar di Kabupaten Banyuwangi.

“Dalam audensi alumni PPG berharap ada solusi dari pemerintah daerah agar lulusan program PPG prajabatan diakui dan diberi kesempatan yang lebih luas untuk masuk ke sistem penerimaan guru,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, usai menerima audensi forum PPG, pada Senin (29/9/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, ketersediaan formasi guru di Banyuwangi memang seringkali belum sebanding dengan jumlah pendaftar yang ada, baik untuk seleksi PPPK maupun CPNS, sehingga banyak calon pelamar, khususnya dari alumni PPG merasa harapan mereka belum terpenuhi.

“Kekurangan formasi guru ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran dan kuota yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah,” jelasnya.

Pada penerimaan PPPK tahun 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi hanya mendapatkan kuota 614 formasi yang terdiri atas PPPK tenaga teknis. Yakni sebanyak 450 formasi, disusul tenaga kesehatan sebanyak 112 formasi dan tenaga guru 52 formasi.

“Di Banyuwangi ini ada 308 alumni PPG Prajabatan, 158 di antaranya ada yang sudah mengajar,” terangnya.

Selain itu, alumni PPG Prajabatan ini juga berharap pemerintah pusat untuk memberdayakan atau memudahkan administrasi untuk alumni PPG Prajabatan mengisi kekosongan guru di sekolah yang ada di daerahnya. Di antaranya dengan masuk Dapodik, pengajuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), dan penerbitan Nomor Registrasi Guru (NRG).

“Mereka juga mohon untuk dapat mengisi jabatan guru-guru yang kosong di sekolah-sekolah negeri bisa diprioritaskan dari guru yang sudah memiliki sertifikat pendidikan atau alumni PPG Prajabatan,” tuturnya.

Patemo berharap, Dinas Pendidikan dan BKPP kembali mengusulkan formasi guru kepada Kemenpan RB maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar ada kesempatan bagi alumni PPG Prajabatan untuk berontribusi meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Banyuwangi. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...