Minggu
19 April 2026 | 9 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi IV DPRD Banyuwangi Dorong Pemkab Usulkan Formasi Guru ke Kemenpan RB

PDIP-Jatim-Patemo-05092024
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Patemo, memberi keterangan pers terkait keluhan petani, Rabu (4/9/2024).

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Banyuwangi meminta Dinas Pendidikan maupun Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) setempat untuk lebih aktif dalam mendata kebutuhan tenaga pendidik.

Hal ini menyusul adanya ratusan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan yang belum mendapatkan kesempatan dan penempatan mengajar di Kabupaten Banyuwangi.

“Dalam audensi alumni PPG berharap ada solusi dari pemerintah daerah agar lulusan program PPG prajabatan diakui dan diberi kesempatan yang lebih luas untuk masuk ke sistem penerimaan guru,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, usai menerima audensi forum PPG, pada Senin (29/9/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, ketersediaan formasi guru di Banyuwangi memang seringkali belum sebanding dengan jumlah pendaftar yang ada, baik untuk seleksi PPPK maupun CPNS, sehingga banyak calon pelamar, khususnya dari alumni PPG merasa harapan mereka belum terpenuhi.

“Kekurangan formasi guru ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran dan kuota yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah,” jelasnya.

Pada penerimaan PPPK tahun 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi hanya mendapatkan kuota 614 formasi yang terdiri atas PPPK tenaga teknis. Yakni sebanyak 450 formasi, disusul tenaga kesehatan sebanyak 112 formasi dan tenaga guru 52 formasi.

“Di Banyuwangi ini ada 308 alumni PPG Prajabatan, 158 di antaranya ada yang sudah mengajar,” terangnya.

Selain itu, alumni PPG Prajabatan ini juga berharap pemerintah pusat untuk memberdayakan atau memudahkan administrasi untuk alumni PPG Prajabatan mengisi kekosongan guru di sekolah yang ada di daerahnya. Di antaranya dengan masuk Dapodik, pengajuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), dan penerbitan Nomor Registrasi Guru (NRG).

“Mereka juga mohon untuk dapat mengisi jabatan guru-guru yang kosong di sekolah-sekolah negeri bisa diprioritaskan dari guru yang sudah memiliki sertifikat pendidikan atau alumni PPG Prajabatan,” tuturnya.

Patemo berharap, Dinas Pendidikan dan BKPP kembali mengusulkan formasi guru kepada Kemenpan RB maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar ada kesempatan bagi alumni PPG Prajabatan untuk berontribusi meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Banyuwangi. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...