Selasa
27 Oktober 2026 | 6 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua PDIP Surabaya: Didi Kempot Total dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

pdip-jatim-didi-kempot-060520-4

SURABAYA – Keluarga besar PDI Perjuangan Kota Surabaya turut berduka cita atas berpulangnya penyanyi campursari Dionisius Prasetyo alias Didi Kempot, Selasa (5/5/2020). Didi Kempot dinilai sebagai seniman yang merakyat dan penuh cinta kepada kebudayaan Nusantara.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono menyebutkan, perjuangan Didi Kempot menunjukkan betapa penyanyi campursari itu total dalam berkesenian dan berkebudayaan.

“Beliau adalah seniman yang merakyat, tidak pernah sombong, humble, dan mampu menghidupkan suasana, seperti ketika memeriahkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan bulan Januari lalu di Jakarta,” kata Adi.

Politisi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya ini menyebut, penyanyi berjuluk “Godfather of Broken Heart” itu layak diteladani generasi muda.

Dedikasi dan konsistensinya berkarir puluhan tahun sejak 1989 di genre musik campursari telah menempatkan Didi sebagai seniman legendaris yang bakal dikenang sampai kapan pun. Sepanjang karirnya, Didi telah menciptakan sekitar 700 lagu campursari.

Menurut Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, Didi Kempot memulai karir dari bawah, keliling sebagai pengamen, mendirikan Kelompok Penyanyi Trotoar atau Kempot yang di kemudian hari menjadi penyerta namanya yang terkenal.

“Totalitas dan tak mengambil jalan pintas harus menjadi pilihan bagi semua orang yang ingin sukses. Kita semua harus meneladani Didi Kempot,” ujar Awi.

“Lagu-lagu campursari Mas Didi yang berhasil disukai seluruh lapisan sosial masyarakat dengan sendirinya menjadi bukti bahwa nyanyian beliau adalah nyanyian rakyat,” imbuhnya.

Awi menambahkan, Didi Kempot juga mengenang Surabaya lewat sebuah lagu berjudul “Kangen Suroboyo”, yang berkisah tentang pasangan yang saling merindu. Petikan baitnya: “Kemulono nganggo selimut tresnamu. Neng Suroboyo tak tunggu tekamu. Manggono neng endi, yen kowe tresno, takenteni muliho neng Suroboyo.”

“Sebagaimana Mas Didi Kempot merilis lagu ‘Kangen Suroboyo’, kita semua arek-arek Suroboyo juga akan selalu kangen Mas Didi. Sugeng tindak, Lord Didi Kempot. Surga tempat terbaik untuk Mas Didi Kempot,” ucap Awi. (goek)

Kangen Suroboyo – Didi Kempot

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...