Minggu
16 Agustus 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua PDIP Surabaya: Didi Kempot Total dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

pdip-jatim-didi-kempot-060520-4

SURABAYA – Keluarga besar PDI Perjuangan Kota Surabaya turut berduka cita atas berpulangnya penyanyi campursari Dionisius Prasetyo alias Didi Kempot, Selasa (5/5/2020). Didi Kempot dinilai sebagai seniman yang merakyat dan penuh cinta kepada kebudayaan Nusantara.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono menyebutkan, perjuangan Didi Kempot menunjukkan betapa penyanyi campursari itu total dalam berkesenian dan berkebudayaan.

“Beliau adalah seniman yang merakyat, tidak pernah sombong, humble, dan mampu menghidupkan suasana, seperti ketika memeriahkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan bulan Januari lalu di Jakarta,” kata Adi.

Politisi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya ini menyebut, penyanyi berjuluk “Godfather of Broken Heart” itu layak diteladani generasi muda.

Dedikasi dan konsistensinya berkarir puluhan tahun sejak 1989 di genre musik campursari telah menempatkan Didi sebagai seniman legendaris yang bakal dikenang sampai kapan pun. Sepanjang karirnya, Didi telah menciptakan sekitar 700 lagu campursari.

Menurut Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, Didi Kempot memulai karir dari bawah, keliling sebagai pengamen, mendirikan Kelompok Penyanyi Trotoar atau Kempot yang di kemudian hari menjadi penyerta namanya yang terkenal.

“Totalitas dan tak mengambil jalan pintas harus menjadi pilihan bagi semua orang yang ingin sukses. Kita semua harus meneladani Didi Kempot,” ujar Awi.

“Lagu-lagu campursari Mas Didi yang berhasil disukai seluruh lapisan sosial masyarakat dengan sendirinya menjadi bukti bahwa nyanyian beliau adalah nyanyian rakyat,” imbuhnya.

Awi menambahkan, Didi Kempot juga mengenang Surabaya lewat sebuah lagu berjudul “Kangen Suroboyo”, yang berkisah tentang pasangan yang saling merindu. Petikan baitnya: “Kemulono nganggo selimut tresnamu. Neng Suroboyo tak tunggu tekamu. Manggono neng endi, yen kowe tresno, takenteni muliho neng Suroboyo.”

“Sebagaimana Mas Didi Kempot merilis lagu ‘Kangen Suroboyo’, kita semua arek-arek Suroboyo juga akan selalu kangen Mas Didi. Sugeng tindak, Lord Didi Kempot. Surga tempat terbaik untuk Mas Didi Kempot,” ucap Awi. (goek)

Kangen Suroboyo – Didi Kempot

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...
KRONIK

Wahyu Satria Quattrick, Banteng Kalimantan Timur Hajar D.I. Yogyakarta 4-0

BANGKALAN – Banteng Kalimantan Timur tampil gemilang pada lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bangkalan. ...
LEGISLATIF

10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Hosnan: Ditarget Rampung Akhir Tahun

SUMENEP – Sebanyak 31 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Hentikan Sejenak Pertandingan, Doakan Korban Gempa NTT dan Sumatera

SURABAYA – Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Simalungun, Sumatera Utara, ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Minta KUA-PPAS Diputus, Sebelum Pembahasan Anggaran Berlanjut

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran ...