MAGETAN – Ketua DPRD Magetan Sujatno menyampaikan apresiasinya kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ihwal berbagai program pencegahan terorisme berbasis pembangunan kesejahteraan di sejumlah tempat di Kabupaten Magetan.
Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan Sujatno saat bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) menerima kunjungan kerja Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafi di Magetan, Selasa (16/11/2021).
“Kita ucapkan terima kasih atas masuknya program BNPT di Magetan,” ujar Sujatno yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan.
Sujatno menyampaikan, berbagai program BNPT seperti Forum Keserasian Sosial dan Kearifan Lokal sudah masuk di Kelurahan Selosari dan Desa Temboro. Juga program pelatihan keterampilan UMKM dan bantuan alat kerja bekerja sama dengan Rumah Kreatif dan Dinas Koperasi UMKM, pengadaan Balai Latihan Kerja (BLK) di salah satu pondok pesantren di Sumberagung dan berbagai program lainnya.
Menurut Sujatno, program-program tersebut sangat membantu proses pembangunan wilayah Magetan.
Berangkat dari pengertian dan pola-pola kejahatan terorisme yang pernah terjadi, lanjut Sujatno, menekankan pentingnya pengamalan warisan penting dari pendiri bangsa yaitu Pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai konstitusi tertinggi negeri ini.
Sujatno berharap semua pihak bersinergi untuk menjaga keamanan Magetan dari radikalisme dan terorisme. “Jika terjalin sinergitas antar semua pihak maka Magetan akan aman dan terhindar dari paham radikalisme,” katanya.
Kepala BNPT, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar menyampaikan, tujuan pihaknya ke Magetan adalah untuk sosialisasi program pencegahan BNPT ke seluruh Provinsi di Indonesia, salah satunya di Magetan, Jawa Timur.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk pencegahan terorisme, juga membahas Program Sinergisitas Daerah dengan Pemerintah setempat dalam mewujudkan Program Kesiapsiagaan Nasional” ujar Boy Rafi Amar.
Sinergisme ditujukan untuk menanggulangi radikalisme dengan konsep pembangunan kesejahteraan. Dalam hal ini, Pemerintah Pusat dan Daerah yang terlibat melakukan pembangunan, baik fisik maupun non fisik, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Dengan pembangunan kesejahteraan tersebut diharapkan penerima manfaat dapat merasakan kehadiran negara sehingga kecintaan terhadap Tanah Air dapat terpupuk dan tumbuh kembali dengan baik. (rud/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










