Jumat
04 September 2026 | 1 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua Banteng Bangkalan: Syaikhona Kholil Sangat Layak sebagai Pahlawan Nasional

pdip-jatim-Syaikhona-Kholil-240421

BANGKALAN – Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan, H Fatkurrahman menegaskan, Syaikhona Kholil Bangkalan sangat layak mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Hal itu tidak terlepas dari peran dan sumbangsih pemikiran Syaichona Kholil terhadap dinamika nasional.

Penegasan itu dia sampaikan menyikapi pertemuan antara Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Dalam pertemuan pada Rabu (21/4/2021), Bupati Bangkalan menyerahkan berkas pengajuan gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Kholil Bangkalan ke pemerintah pusat.

“Kita dukung seratus persen. Bagaimana pun, tanpa gelar pahlawan pun, Syaikhona Kholil sangat kami hormati. Tanpa gelar pun, beliau sudah pahlawan bagi kami,” tandas Fatkurrahman, Jumat (24/4/2021), saat di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur seusai mengikuti rapat koordinasi persiapan musyawarah anak cabang (musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bangkalan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan ini lantas mengingatkan peran Syaichona Kholil Bangkalan dalam mendidik tokoh-tokoh bangsa.

Seperti KH. Hasyim Asy’ari pendiri Jam’iyah Nahdlatul Ulama (organisasi terbesar di Indonesia), Kiai Abdul Wahab Hasbullah (Jombang), Kiai Bisri Syansuri (Jombang), Kiai Abdul Manaf (Lirboyo-Kediri), Kiai Maksum (Lasem), Kiai Munawir (Krapyak-Yogyakarta), Kiai Bisri Mustofa (Rembang Jateng), Kiai Nawawi (Sidogiri), Kiai Ahmad Shiddiq (Jember), Kiai As’ad Syamsul Arifin (Situbondo) dan lainnya.

“Karena itu, sudah sepantasnya Syaikhona Kholil mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Beliau telah melahirkan tokoh-tokoh bangsa ini. Kita pun tahu peran beliau atas lahirnya organisasi NU, yang kini memainkan peran penting dalam perjalanan negara-bangsa ini,” jelasnya.

Dia kembali mengingatkan, bahwa tanpa gelar pahlawan pun, Syaichona Kholil Bangkalan sudah menjadi pahlawan di hati masyarakat Madura dan seluruh Nusantara.

“Jika gelar pahlawan itu diberikan pada masa Pak Jokowi ini akan menjadi keputusan yang penting. Akan menjadi catatan sejarah, Pak Jokowi benar-benar memperhatikan kaum santri. Benar-benar menghargai peran dan jasa-jasa kaum santri dalam perjalanan bangsa ini meraih kemerdekaannya,” tegas Fatkurrahman.  

Perlu diketahui, Syaikhona Kholil lahir di Bangkalan 25 Mei 1835 dan wafat 23 April 1925 di Pesarean Mertajasah, Bangkalan. Peran besar Syaikhona Kholil Bangkalan merintis dan melestarikan pesantren, bukti konkret keterlibatannya menyebarkan ajaran Islam ahlussunnah wal jamaah di Nusantara.

Dia juga menjadi promotor gerakan masyarakat Madura dan Jawa Timur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, hingga terbentuknya organisasi keagamaan yang besar, yaitu Nahdlatul Ulama (NU). (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...