Selasa
22 September 2026 | 12 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Keren, Kader Banteng Ini Budidayakan Ikan Koi Hingga Punya 20 Kolam

PDIP-Jatim-Murniati-11072021

KOTA PROBOLINGGO – Siapa sangka, lahan kurang produktif di Kota Probolinggo disulap menjadi kolam budidaya ikan koi. Hebatnya, budidaya ikan khas Jepang ini, dikembangkan kader PDI Perjuangan hingga memiliki 20 kolam.

Ialah Murniati, kader banteng asal Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Ditemui pada Minggu (11/7/2021), ia menujukan kolam yang dikelolanya sejak tahun 2019 silam. Tak sendiri, budidaya ikan yang diawali oleh kakaknya itu kini makin berkembang setelah ia dan suaminya ikut bergabung. Bahkan, yang awalnya cuma 1 kolam kini memliki 20 kolam ikan koi yang juga melibatkan warga sekitar.

“Awalnya itu, dulu ini rawa kangkung. Namun, kurang maksimal. Jadi, sempat berpikir, kira-kira apa sekiranya mampu meningkatkan perekonomian, sehingga muncullah budidaya ikan koi itu,” jelas Sekretaris PDI Perjuangan Ranting Jrebeng Kidul ini.

Saat memulai, ia beli bibit ikan di Blitar. Lalu, dirawat pelan-pelan, hingga makin besar di lahan kolam yang dimilikinya bersama keluarga.

“Biasanya butuh waktu 3 bulan untuk ikan menjadi ukuran 20 centi. Baru bisa dipanen dan dijual ke masyarakat yang minat,” tambahnya.

Jenis ikannya pun bervariasi, ada lokal maupun jenis impor. Misalnya, kohako, siro, taisho sanke, shusui hingga showa sanshoku.

Saat ini sudah ada kolam dengan jumlah 20  dengan ukuran 10 x 15 meter. Kalau nanti panen, 1 kolam sebanyak 300-500 ikan. Namun, jumlah itu ia kurangi agar perkembangan tumbuh ikan bisa lebih maksimal.

“Ada suka dan duka dalam budidaya. Sukanya kita bisa mengangkat perekonomian warga sini. Sebab, bisa menambah pemasukan warga sekitar. Kita juga ajak pokdarwis setempat,” jelasnya.

 Sedangkan dukanya, tambah Murniati, jika ada penyakit, jamur, dan predator ikan menjadi kendala tersendiri.

Untuk omzet yang diperoleh, Murniati mengaku mendapatkan sekitar Rp 5 juta tiap bulan. Di tengah pandemi Covid-19, dirinya fokus penjualan melalui online, namun sedikit ada kendala.

“Di tengah pandemi ini, kendala yang kami hadapi proses pengiriman ada keterlambatan. Jika terlalu lama di ekspedisi, ikan bisa mati,” pungkasnya. (drw/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anas Karno Dorong Sosialisasi Bunda Jelita Diperluas hingga Kelurahan dan Kader

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno mendorong sosialisasi Bersama Urus Kelahiran dan ...
LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...
KRONIK

Tinjau Mata Air Mandhung, Bupati Lukman: Air untuk Masa Depan Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, sumber air bukan hanya persoalan ketersediaan air pada saat ...