Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Akan Mengambil Semangat Kebangkitan Nasional

 18 pembaca

JAKARTA – PDI Perjuangan meyakini KPU akan menetapkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pemilu Presiden 2019, setelah rapat pleno KPU. Kepemimpinan Jokowi-Maruf akan mengambil semangat kebangkitan nasional.

“Maka kepemimpinan Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin, akan mengambil semangat kebangkitan nasional yang merupakan awal dari pergerakan Indonesia menuju kemerdekaan,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Senin (20/5/2019).

Hal itu disampaikan Hasto dalam sambutannya pada diskusi “Mimbar Kebangsaan Kebangkitan Nasional: Bung Karno, Kebangkitan Nasional, dan Merawat Semangat Kebangsaan” di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta. Diskusi itu digelar untuk memperingati 111 tahun Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 1808 – 20 Mei 2019.

Menurut Hasto, peringatan Hari Kebangkitan Nasional, adalah peringatan atas upaya para pendahulu bangsa dalam membangkitkan kesadaran rakyat Indonesia untuk melawan penjajahan.

“Gerakan Kebangkitan Nasional pada awalnya dipelopori orang pintar saat itu, membangkitkan semangat bahwa kita satu bangsa, satu bahasa, satu Tanah Air, dalam persaudaraan nasional,” tuturnya.

Semangat ini, kata dia, yang terus menjadi landasan perjuangan hingga memerdekakan Indonesia lewat Proklamasi tahun 1945. “Cita-cita bangsa Indonesia terus diperkuat untuk dibumikan dalam kepemimpinan Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin pada lima tahun ke depan. Kita meyakini spirit pemerintahan Jokowi-Ma’ruf diambil dari spirit kebangkitan nasional, hingga kemerdekaan RI 17 Agustus,” ujar Hasto.

Kini, semangat kebangkitan nasional itu menjadi kontekstual dalam menunjukkan bagaimana panjangnya sejarah perjuangan kemerdekaan, di tengah situasi menjelang pengumuman hasil Pemilu 2019. Bahwa ketika rakyat sudah bersatu dan mendukung maka tak akan ada yang bisa menghadang.

Hasto mengatakan, dengan dukungan rakyat, maka puncak rekapitulasi KPU pada 22 Mei akan berjalan dengan aman dan damai.

Diskusi Mimbar Kebangsaan Kebangkitan Nasional dihadiri politisi PDIP Budiman Sudjatmiko dan pakar politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Airlangga Pribadi, yang menjadi pembicara utama pada acara itu. Hadir juga Bupati Banyuwangi  Abdullah Azwar Anas. (goek)