Kamis
13 Agustus 2026 | 9 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

PDIP-Jatim Pelatihan Kejhung 01082026

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Jember. Menurut dia, kesenian tutur khas berbahasa Madura itu mulai kehilangan ruang di tengah kehidupan masyarakat dan perlu dihidupkan kembali melalui pendekatan yang lebih relevan dengan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Candra seusai menghadiri Seminar dan Pelatihan Kejhung Papareghan di Jember, pada Jumat (31/7/2026).

“Dulu, ketika saya masih kecil, suara kejhung masih sering terdengar di pelosok-pelosok desa. Sekarang hampir tidak terdengar lagi. Padahal, kejhung merupakan salah satu kekhasan budaya Jember,” ujar Candra usai menghadiri undangan seminar di gedung FKIP UNEJ.

Ia menilai, kejhung tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga berfungsi sebagai media penyampai pesan kepada masyarakat. Syair-syair yang dilantunkan dalam bahasa Madura, menurut dia, lebih mudah dipahami masyarakat di wilayah pedesaan sehingga memiliki kedekatan secara kultural.

Candra meyakini, perkembangan teknologi justru dapat menjadi sarana untuk menghidupkan kembali kesenian tersebut. Kejhung, tambah dia, dapat dikemas dalam format digital tanpa menghilangkan pakem dan nilai tradisinya.

“Generasi Z mungkin belum banyak mengenal kejhung. Namun jika dikemas secara kreatif melalui media digital tanpa meninggalkan nilai-nilai aslinya, saya optimistis mereka akan lebih mudah menerima dan mempelajarinya,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Upaya pelestarian kebudayaan tersebut juga mulai dibahas di internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember. Melalui Badan Kebudayaan Nasional (BKN), organisasi itu berencana menggelar sarasehan sebagai bagian dari dukungan terhadap penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Kemajuan Kebudayaan yang saat ini masih dibahas.

Sebelum sarasehan digelar, bakal calon Ketua Badan Kebudayaan Nasional DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Bambang Wahjoe, meminta dukungan kepada Komisi B DPRD Jember untuk melakukan pendataan berbagai kesenian tradisional yang masih hidup di Kabupaten Jember. Pendataan itu diharapkan menjadi pijakan dalam penyusunan kebijakan pelestarian kebudayaan daerah. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...
KRONIK

Candra Minta TAPD Jember Buka Angka di Balik Rencana Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuka seluruh ...
KRONIK

Sonny PDIP Ajak KTH dan UMKM Kayu Banyuwangi Jaga Hutan dari Hulu hingga Hilir

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH), pelaku industri, ...