Selasa
22 September 2026 | 2 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

PDIP-Jatim Pelatihan Kejhung 01082026

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Jember. Menurut dia, kesenian tutur khas berbahasa Madura itu mulai kehilangan ruang di tengah kehidupan masyarakat dan perlu dihidupkan kembali melalui pendekatan yang lebih relevan dengan generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Candra seusai menghadiri Seminar dan Pelatihan Kejhung Papareghan di Jember, pada Jumat (31/7/2026).

“Dulu, ketika saya masih kecil, suara kejhung masih sering terdengar di pelosok-pelosok desa. Sekarang hampir tidak terdengar lagi. Padahal, kejhung merupakan salah satu kekhasan budaya Jember,” ujar Candra usai menghadiri undangan seminar di gedung FKIP UNEJ.

Ia menilai, kejhung tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga berfungsi sebagai media penyampai pesan kepada masyarakat. Syair-syair yang dilantunkan dalam bahasa Madura, menurut dia, lebih mudah dipahami masyarakat di wilayah pedesaan sehingga memiliki kedekatan secara kultural.

Candra meyakini, perkembangan teknologi justru dapat menjadi sarana untuk menghidupkan kembali kesenian tersebut. Kejhung, tambah dia, dapat dikemas dalam format digital tanpa menghilangkan pakem dan nilai tradisinya.

“Generasi Z mungkin belum banyak mengenal kejhung. Namun jika dikemas secara kreatif melalui media digital tanpa meninggalkan nilai-nilai aslinya, saya optimistis mereka akan lebih mudah menerima dan mempelajarinya,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Upaya pelestarian kebudayaan tersebut juga mulai dibahas di internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember. Melalui Badan Kebudayaan Nasional (BKN), organisasi itu berencana menggelar sarasehan sebagai bagian dari dukungan terhadap penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Kemajuan Kebudayaan yang saat ini masih dibahas.

Sebelum sarasehan digelar, bakal calon Ketua Badan Kebudayaan Nasional DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Bambang Wahjoe, meminta dukungan kepada Komisi B DPRD Jember untuk melakukan pendataan berbagai kesenian tradisional yang masih hidup di Kabupaten Jember. Pendataan itu diharapkan menjadi pijakan dalam penyusunan kebijakan pelestarian kebudayaan daerah. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Beber Alasan Pemkot Surabaya Libatkan Warga dalam Pemeringkatan Desil

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan warga dalam ...
LEGISLATIF

Anas Karno Dorong Sosialisasi Bunda Jelita Diperluas hingga Kelurahan dan Kader

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno mendorong sosialisasi Bersama Urus Kelahiran dan ...
LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...