Minggu
20 September 2026 | 4 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kejar Target Presiden, Pemkab Kediri Gas Pol Salurkan Bantuan Alsintan dan Benih Padi

pdip jatim 260206 alsintan kediri 1

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri tancap gas mendukung swasembada pangan nasional dengan kembali menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan benih padi kepada petani.

Langkah ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen Pemkab Kediri mengejar target swasembada pangan dan gula yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan bantuan tersebut dalam acara tasyakuran capaian swasembada pangan Tahun 2025 di kompleks Kantor Pemkab Kediri, Kamis (5/2/2026). Dalam kesempatan itu, Mas Dhito mencoba mengoperasikan traktor roda empat.

Sebanyak 34 unit traktor roda empat diserahkan kepada petani, dari total 51 unit yang dialokasikan. Sementara 17 unit lainnya telah lebih dulu disalurkan pada 2025.

Selain itu, Pemkab Kediri juga menyalurkan 15 unit traktor roda dua, 11 unit combine harvester, 6 pompa air, serta 11 hand sprayer.

“Di tahun 2026, kami masih akan menyalurkan sekitar 150 sampai 190 alsintan lagi, sesuai kebutuhan petani,” kata Mas Dhito, dikutip Jumat (6/2/2026).

Dukungan juga diberikan melalui bantuan benih padi. Setelah menyalurkan 75 ton pada 2025, tahun ini Pemkab Kediri kembali menyerahkan 73 ton benih padi guna menjaga produktivitas pertanian.

Mas Dhito menegaskan, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Kediri tetap memprioritaskan sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami bersungguh-sungguh bekerja memenuhi target presiden. Karena itu, bantuan alsintan dan benih tetap kami dorong agar produktivitas petani meningkat,” tegas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut.

Berdasarkan data 2025, luas tanam padi di Kabupaten Kediri mencapai 49.743 hektare dengan produksi sekitar 307.000 ton GKG. Jagung ditanam di lahan seluas 55.807 hektare dengan produksi 373.000 ton, sementara tebu mencapai 1,98 juta ton dari luas tanam 20.683 hektare.

Selain fokus pada produksi, Pemkab Kediri juga mendorong regenerasi petani. Bantuan khusus diberikan kepada delapan petani muda berusia di bawah 30 tahun sebagai upaya memperkuat masa depan pertanian daerah.

“Petani ke depan harus didominasi generasi muda. Dan hari ini embrionya sudah mulai terlihat,” pungkas Mas Dhito. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Mia Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS Kesehatan Pekerja

MALANG — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperketat ...
KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, Anak Usia 4 Tahun Ikut Lari di Kategori 1K

BANYUWANGI – Anak-anak usia dini ikut ambil bagian dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi. Bahkan, peserta ...
HEADLINE

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, ...
SEMENTARA ITU...

Romy Soekarno Dorong Gen Z Kawal Pemilu 2029 di Tengah Tantangan Digital

BLITAR – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z (Gen Z) memahami pengawasan partisipatif sejak ...