Minggu
08 November 2026 | 1 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasus PMK Bertambah, Bupati Kediri Ambil 7 Langkah Strategis

pdip-jatim-220527-pmk-kediri-kab

KEDIRI – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) terus bertambah di Kabupaten Kediri. Menyikapi penyebaran wabah ini, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengambil 7 langkah strategis untuk mengendalikan penyakit pada hewan ternak tersebut.

“Kita ketahui PMK ini penyebarannya begitu cepat, kalau tidak segera ditangani serius dampaknya bisa bertambah meluas dan semakin merugikan peternak. Makanya kita lakukan beberapa langkah untuk mengendalikan PMK di Kabupaten Kediri,” kata Mas Dhito, di Kabupaten Kediri, Kamis (26/5/2022).

Tujuh langkah strategis yang diambil Mas Dhito dalam mengendalikan PMK itu meliputi pembentukan gugus tugas pengendalian PMK yang bertugas melakukan monitor dan menanggulangi PMK pada hewan ternak.

Lalu pengetatan dan pengawasan lalu lintas ternak serta menutup akses keluar masuk hewan ternak di wilayah terjangkit wabah. Kemudian, penutupan sementara pasar hewan jika wabah meluas.

Melihat jumlah kasus PMK yang terus bertambah, sebut Hanindhito, penutupan pasar hewan mulai diberlakukan pada 28 Mei sampai 10 Juni 2022. Penutupan pasar hewan dilakukan baik untuk pasar yang dikelola Pemerintah Kabupaten Kediri maupun yang dikelola desa.

“Selama itu akan dievaluasi, tiga hari sebelum tanggal 10 Juni akan ada penentuan (penutupan) diperpanjang atau pasar sudah mulai dibuka,” ujar bupati yang juga kader PDI Perjuangan tersebut.

Selain itu, dilakukan vaksinasi bagi hewan ternak, isolasi dan pengobatan secara intensif untuk hewan ternak sakit.

Terakhir, pemotongan hewan ternak wajib dilakukan di rumah potong hewan (RPH). Langkah itu dilakukan untuk memudahkan pemantauan kondisi hewan yang akan disembelih.

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri jumlah kasus PMK per 26 Mei bertambah mencapai 174 kasus. Dari jumlah kasus PMK, satu kasus hewan ternak setelah dilakukan pengobatan secara intensif dinyatakan sembuh.

Adapun wilayah temuan kasus yang sebelumnya tercatat di Kecamatan Kandangan, Kepung, Puncu, Kayen Kidul, Ngadiluwih, Kandat, Ngasem dan bertambah Kecamatan Grogol.

Setelah dilakukan penelusuran, kasus di Kecamatan Grogol diketahui sapi diambil dari Kecamatan Ngadiluwih waktu hari pasaran hewan.

“Ini memang semakin memperkuat kita bahwa di pasar itu potensinya (penyebaran) besar,” jelas Kepala DKPP Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni Wicaksono: Partai Politik Harus Beri Ruang Anak Muda Berkarya, Bukan Sekadar Dibutuhkan Saat Pemilu

BLITAR — Partai politik harus menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menyampaikan ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Salurkan Bantuan untuk Warga Tempursari Terdampak Bencana

LUMAJANG — Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial, jajaran kader PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang ...
KABAR CABANG

Dari Buku ke Layar Lebar, PDI Perjuangan Jember Bangun Tradisi Pendidikan Politik

JEMBER – Pendidikan politik tidak harus berlangsung di ruang seminar atau melalui pidato politik. DPC PDI ...
KRONIK

Soekarno Run Blitar Diikuti 4.200 Peserta, Hotel hingga UMKM Berpeluang Raup Dampak Ekonomi

BLITAR — Sebanyak 4.200 peserta dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti Soekarno Run 2026 di Kota Blitar, Minggu ...
KRONIK

Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026, Punya 153 Sekolah Lansia

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif ...
HEADLINE

Hasto: Soekarno Run Dorong Anak Muda Berani Ambil Peran untuk Bangsa

BLITAR – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mendorong generasi muda memiliki keberanian ...