Sabtu
18 April 2026 | 5 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasus Hepatitis Akut, Wabup Didik Minta Nakes dan Masyarakat Tetap Waspada

pdip-jatim-211013-didik-gatot

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang mewanti-wanti masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan diri terhadap tanda-tanda penyakit Hepatitis misterius yang ditengarai sudah masuk Jawa Timur.

Penyakit yang baru diketahui penyebarannya baru-baru ini memang dikhawatirkan masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Malang melalui Dinas Kesehatan segera mengerahkan bidan desa dan perawat untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat di seluruh wilayahnya.

“Kami sudah berbicara dengan Dinas Kesehatan, Kadinkes akan mengeluarkan edaran kepada camat dan pada Kades melalui puskesmas setempat. Tujuannya meningkatkan peran nakes untuk sosialisasi,” ungkap Wakil Bupati Didik Gatot Subroto di kantor Pemkab Malang, Selasa (10/5/2022).

Dia menyebutkan, untuk kondisi saat ini di setiap desa di Kabupaten Malang telah ditempatkan tenaga kesehatan yang dapat membantu kerja Dinas Kesehatan dalam kontrol kondisi masyarakat. Sekitar 390 bidang desa dan 390 perawat, tersebar di seluruh wilayah desa yang ada.

Penyakit Hepatitis Akut sendiri, sampai dengan hari ini masih belum diketahui penyebabnya, tapi yang pasti sudah menyerang anak usia nol hingga 16 tahun. Di Indonesia sendiri terdeteksi pada 27 April 2022 dengan tiga kasus anak dengan dugaan kondisi tersebut.

“Hepatitis misterius ini yang diserang anak-anak, maka menjadi penting di wilayah masing-masing menerapkan peran aktif di posyandu. Anak usia diatas satu tahun diawasi agar tidak terjangkit,” jelasnya.

Sehingga setiap fasilitas layanan kesehatan yang ada di Kabupaten Malang, lanjut Didik, harus dalam keadaan siap dan mampu untuk memberikan pelayanan apabila ditemukan kasus Hepatitis Akut ini di Kabupaten Malang.

Salah satunya adalah penyiapan fasilitas khusus dan peralatan medis yang mampu memberikan penanganan terhadap penderita Hepatitis Akut.

“Puskesmas perlu ruang khusus, peralatan dan obat. Hal ini menjadi rangkaian yang tidak terpisahkan,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang tersebut.

Meski hingga saat ini masih belum ada laporan terkait dengan kasus Hepatitis Akut di wilayah Kabupaten Malang. Didik berpesan agar setiap tenaga kesehatan maupun masyarakat untuk tidak menurunkan kewaspadaan.

Pasalnya, pandemi Covid-19 yang melandai sudah membangkitkan perekonomian warga sedikit demi sedikit. Dengan adanya Hepatitis Misterius saat ini, ia berharap masyarakat agar tetap waspada sehingga kegiatan perekonomian yang telah berangsur pulih dapat kembali seperti sedia kala.

“Harapan kami tidak boleh cemas meski tetap waspada. Artinya sudah dikerahkan petugas untuk sosialisasi dan masyarakat perlu juga memahami dan ikut andil. Sehingga Hepatitis misterius ini tidak menyerang anak di Kabupaten Malang. Dengan ini tentu Leading sectornya Dinkes,” terang wabup yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...