Karena Ini, Eri Terima Penghargaan dari Sekolah Pascasarjana Unair

 62 pembaca

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut dia terima pada perayaan malam apresiasi dalam rangka Dies Natalis ke-38 Sekolah Pascasarjana Unair di Surabaya, Senin (20/12/2021).

“Kami ucapkan terima kasih karena diberikan penghargaan untuk kolaborasi Pemkot Surabaya dengan Unair,” ucap Eri, di Surabaya, kemarin.

Eri mengatakan ketika mulai menjabat sebagai wali kota, dia sempat kaget saat mengetahui peringkat Kota Surabaya terhadap penanganan angka kekerdilan dan gizi buruk.

Mendapati hal itu, Eri bertemu jajaran Unair untuk berkolaborasi dan minta pendampingan dalam mengentaskan permasalahan tersebut.

“Setelah saya ‘curhat’ dengan Pak Rektor (Prof Moh Nasih) bagaimana bisa menggerakkan dan membahagiakan umat di Kota Surabaya, baik terkait gizi buruk, kekerdilan, peningkatan ekonomi. Itu langsung dijawab oleh Pak Rektor. Semua jajarannya turun dengan berbagai bidang dan disiplin ilmu serta kemampuannya,” bebernya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menerangkan Unair terus melakukan pendampingan untuk Pemkot Surabaya dalam hal pergerakan ekonomi dan penataan SDM (Sumber Daya Manusia).

Kader PDI Perjuangan ini meyakini apabila Unair terus mendampingi Pemkot Surabaya, kemiskinan dan semua permasalahan yang ada di Kota Pahlawan bisa terselesaikan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Unair Prof Badri Munir Sukoco sebelumnya mengatakan dalam Rangka Dies Natalis ke-38 Sekolah Pascasarjana Unair, pihaknya menggelar malam apresiasi untuk para pemimpin daerah, pemimpin bisnis, maupun lembaga negara atau daerah yang telah mempercayakan diri dan stafnya untuk bersinergi dan mengembangkan pengetahuan bersama Sekolah Pascasarjana Unair.

“Sinergi dalam arti pemahaman pada dunia praktis dikombinasikan dengan konsep dan pengetahuan secara empiris, serta telah kami uji dan akan menghasilkan pengetahuan yang relevan. Para kepala daerah yang ada di ruangan pada malam hari ini, akan menjadi lokomotif Indonesia Maju 2045,” katanya. (yols/pr)