Minggu
23 Agustus 2026 | 12 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kali Ini dari Tongmyong University, Risma Kembali Raih Doktor HC

pdip-jatim-risma-doktor-honoris-causa

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendapat gelar Doktor Honoris Causa (HC) di bidang arsitektur dari Tongmyong University, Busan,  Korea Selatan.

Penganugerahan gelar kehormatan tersebut berlangsung di Busan, Korsel pada Senin (30/9/2029) waktu setempat.

Gelar kehormatan tersebut adalah bentuk penghargaan atas profesionalisme dan dedikasi Wali Kota Risma selama memimpin Kota Pahlawan dalam bidang arsitektur.

Gelar Doktor Honoris Causa ini merupakan kedua kalinya didapatkan Risma dari kampus berbeda. Sebelumnya gelar Doktor Honoris Causa diberikan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada 2015.

Risma menjelaskan, pemberian honoris causa di bidang arsitektur membahas mengenai perawatan dan kontrol gedung maupun jembatan. “Aku tertarik, karena selama ini kan cuman yang diajarkan cuman membangun saja,” kata Risma, kemarin.

Pihaknya ingin mengirim staff untuk belajar perawatan gedung, mengingat Surabaya sebagai Kota Pahlawan memiliki gedung-gedung bersejarah dengan usia puluhan tahun.

“Aku kepingin makanya, saya ngomong kayaknya kita harus harus kirim staf kita belajar tentang itu terutama karena jembatan di Surabaya tuh 50 persen itu peninggalannya Belanda gitu,” ujarnya.

Selain bangunan lama, Risma juga berharap kontroling dilakukan untuk mengevaluasi bangunan baru.

Wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini pun mengatakan, perolehan gelar kehormatan honoris causa di bidang arsitektur dari Universitas Tongmyong ini untuk masyarakat Kota Surabaya.

“Penghargaan ini adalah penghargaan untuk warga Surabaya. Hanya kan nggak mungkin semua warga Surabaya dikasih. Nah ini simbolnya ke aku, tapi sebetulnya yang luar biasa itu warga Surabaya,” jelas Risma.

Dia pun mengapresiasi masyarakat Surabaya yang turut andil mengembangkan pengelolaan kota. “Karena mereka tidak diam, dan kita tidak susah untuk menggerakkan masyarakat,” kata Risma.

Dia mencontohkan, saat Idul Adha, dia meminta masyarakat untuk tidak lagi membungkus daging dengan memakai kantong plastik. Hal itu pun, diakui Risma, warga kompak mengganti kantong plastik ke daun pisang maupun besek bambu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Pompa Semangat Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang masa bakti 2026-2031 secara resmi terbentuk ...
EKSEKUTIF

Trenggalek Kembangkan Konservasi Penyu Kili-Kili Berbasis Sains, Gandeng Universitas Brawijaya

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggandeng Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk mengembangkan ...
LEGISLATIF

Kanang Bersama PMI Jatim Salurkan Air Bersih untuk Warga Ngawi Terdampak Kekeringan

NGAWI – Kemarau panjang mulai membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi kesulitan mendapatkan air bersih. ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pemerintah Segera Intervensi Karhutla Kalimantan yang Makin Parah

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah segera melakukan intervensi untuk mengatasi kebakaran ...
KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...
KRONIK

Mbah No, Pemulung 73 Tahun yang Berdiri Tegak di Tengah Rongsokan Saat Merah Putih Diturunkan

BANYUWANGI – Karung berisi rongsokan masih berada di samping tubuhnya. Pakaian yang dikenakannya juga jauh dari ...