Jumat
25 September 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader PDIP yang Tak Solid Menangkan Eri-Armuji, Megawati Bakal Sanksi Tegas

pdip-jatim-mega-rekomendasi-ke-5

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta kader Partainya benar-benar solid untuk memenangkan pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Eri Cahyadi-Armuji dalam Pilwali Surabaya 2020. Megawati juga akan memberi sanksi tegas bagi siapapun kader yang tidak solid.

“Kalau tidak ada soliditas saya turunkan. Itu hak prerogatif saya. Siapa yang tidak mau menurut pada ketua umumnya, pada simbol partai ya lihat saja. Mari menangkan bersama-sama. Seluruhnya saya turunkan untuk memenangkan Kota Surabaya kembali,” kata Megawati.

Penegasan itu dia sampaikan saat memberi arahan secara virtual dalam pengumuman calon kepala daerah (Cakada) menuju Pilkada Serentak 2020 Gelombang V, Rabu (2/9/2020).

Baca juga: Pilwali Surabaya, PDI Perjuangan Jagokan Eri Cahyadi-Armuji

Megawati juga mengungkapkan akan menurunkan seluruh kekuatan partai termasuk anggota DPR dan DPRD yang berasal dari dapil yang menyelenggarakan pilkada pada Desember mendatang.

“Nanti seluruh kekuatan kita akan saya turunkan, struktur partai, anggota DPR, DPRD yang dari dapil situ semua harus turun untuk memberi tahu pada rakyat seperti apa calon PDI perjuangan,” ujarnya

“Mulailah berkonsolidasi, bergerak memenangkan siapa yang saya berikan rekom. Nanti kan kalau tandingnya menang kan kita enak ya. Nanti saya bisa ngawasi 5 tahun kedepan. Insya Allah persiapan kita untuk 2024 harus segera kita mulai,” kata Megawati.

Pada kesempatan itu, Megawati juga menyebutkan, untuk mendapatkan rekom dari PDI Perjuangan tidak gampang. Hal ini dia sampaikan menanggapi beredarnya rekomendasi palsu untuk Pilkada Kota Surabaya

“Itu tandanya, mau dapat rekom saya itu susah. Ada itu yang mau bayar, gak bisa. Sampai dipalsu-palsu itu,” terang Megawati.

“Karena saking pinginnya datang dari PDI Perjuangan banyak loh yang datang pada saya. Alhamdulillah saya teguh. Mekanismenya ada,” ungkap dia.

Presiden ke-5 RI ini juga mengungkapkan, surat rekomendasi itu juga untuk menjaga kadernya.

“Rekom itu yang asli ada barkotnya, dan tidak ada yang tahu. Jadi sulit sekali dipalsukan. Jadi ada palsu-palsunya saya tahu. Itu untuk apa? Untuk melindungi kalian,” terangnya. (rul)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...