JAKARTA — Semangat militansi kader PDI Perjuangan kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP partai yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.
Hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Senin (12/1/2026) pagi menyebabkan banjir di sejumlah titik, termasuk di jalur menuju kawasan lokasi Rakernas I PDI Perjuangan.
Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah para kader untuk tetap hadir mengikuti agenda strategis partai.
Banjir dilaporkan terjadi di beberapa ruas jalan utama akibat curah hujan tinggi sejak dini hari. Genangan air sempat menghambat arus lalu lintas, seperti di wilayah Jakarta Utara.
Meski demikian, sejak pukul 07.00 WIB, kader PDI Perjuangan telah melakukan mobilisasi menuju lokasi Rakernas dengan memanfaatkan berbagai alternatif jalur dan kendaraan.
Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ratih Detya Wijayanti, mengatakan bahwa kehadiran kader di tengah situasi banjir merupakan bentuk kedisiplinan dan loyalitas terhadap organisasi.

Menurutnya, Rakernas memiliki arti penting bagi konsolidasi partai sehingga tidak boleh terhambat oleh kondisi cuaca.
“Sejak pagi kader sudah bergerak menuju lokasi Rakernas. Memang ada banjir di beberapa titik arah Ancol, tetapi hal itu tidak menjadi penghalang,” jelas Detty, Senin (12/1/2026).
“Ini menunjukkan militansi kader PDI Perjuangan yang tetap mengutamakan tanggung jawab organisasi,” sambung dia.
Detty menambahkan, semangat kebersamaan terlihat kuat di lapangan. Para kader Banteng saling berkoordinasi dan membantu satu sama lain untuk memastikan seluruh rombongan dapat tiba di lokasi rakernas dengan aman.
“Situasi ini justru memperlihatkan nilai gotong royong yang menjadi karakter PDI Perjuangan. Dalam kondisi sulit sekalipun, kader tetap solid dan bergerak bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan, Erna Sujarwati, menegaskan bahwa Rakernas memiliki bobot ideologis yang kuat bagi kader Banteng.

Terlebih dengan adanya pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang menjadi arah perjuangan partai ke depan.
“Rakernas ini sangat penting karena kita mendapatkan arahan langsung dari Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri. Pidato beliau menjadi pedoman bagi seluruh kader dalam menjaga konsistensi ideologi dan garis perjuangan partai dalam satu tahun ke depan,” kata Erna.
Menurut Erna yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lamongan tersebut, antusiasme kader untuk hadir menunjukkan keseriusan dalam menyerap pesan dan instruksi ketua umum, meskipun harus menghadapi kondisi banjir.
“Banjir tidak menjadi alasan untuk mengurangi semangat. Justru kehadiran kader di tengah situasi seperti ini menunjukkan komitmen untuk mendengarkan dan menjalankan arahan Ketua Umum secara disiplin. Menerima pidato Ibu Ketum ini menjadi inject semangat kita,” ujarnya.
Hingga hari ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dilaporkan mengguyur sejumlah wilayah Jakarta. Beberapa titik genangan masih bertahan, terutama di kawasan utara.
Meski demikian, kegiatan Rakernas PDI Perjuangan tetap berlangsung sesuai jadwal dengan pengamanan dan koordinasi lintas pihak. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










