Jumat
23 Oktober 2026 | 11 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Juni Bulan Bung Karno, Adi Sutarwijono: Surabaya Kancah Gerakan Nasionalisme

pdip jatim 220516 adi sutar 3

SURABAYA – Memasuki Juni, yang dikenal sebagai Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Surabaya memperingati dengan sejumlah agenda kegiatan. Setelah Hari Lahir Pancasila 1 Juni, dilanjutkan peringatan hari lahir Bung Karno, 6 Juni.

Acara bakal berlangsung di rumah kelahiran Sang Proklamator, yang nama kecilnya: Kusno, di Kampung Pandean Gang IV, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.

Peringatan Hari Lahir Bung Karno di Surabaya meliputi khataman Al-Quran, istighosah, doa bersama lintas agama, gebyar resep Mustika Rasa warisan Bung Karno, Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita), bakti sosial, santunan anak-anak yatim piatu, dan lainnya.

Juga kegiatan yang dipelopori anak-anak muda atau milenial. “Sehingga anak-anak muda, kaum milineal, memiliki kebanggaan kuat terhadap Bung Karno yang terlahir di Surabaya,” beber Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, di Surabaya, Kamis (2/6/2022).

Adi mengatakan, Surabaya adalah kota tempat kelahiran “Putera Sang Fajar”, panggilan lain Bung Karno. Surabaya juga tempat Soekarno tumbuh sebagai anak muda di zamannya dan menggembleng sebagai tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Dia menambahkan, kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno. Menurutnya, Juni menjadi Bulan Bung Karno karena di bulan ini ada tiga momen penting dalam kehidupan sang proklamator tersebut.

Pertama, pada 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, Bung Karno untuk kali pertama menyampaikan gagasan tentang lima sila dasar negara, yang dinamakan Pancasila yang digali dari kearifan masyarakat Indonesia.

Hari itulah, 1 Juni, yang kemudian ditetapkan pemerintahan Presiden Jokowi menjadi Hari Lahir Pancasila dan menjadi hari libur nasional.

Kedua, 6 Juni 1901 adalah hari lahir Bung Karno di Kota Surabaya. Ketiga, 21 Juni 1970 saat Bung Karno wafat dan membawa kesedihan mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Selamat memasuki Juni Bulan Bung Karno. Kita kembali berkontemplasi, bahwa Surabaya adalah kota penting dalam perjalanan hidup, sejarah dan gerak perjuangan Bung Karno,” ucapnya.

“Surabaya adalah kota kelahiran Bung Karno, di Pandean Gang IV pada 6 Juni 1901. Di Surabaya pula Bung Karno menempuh sekolah menengah, dengan indekos pada H. Oemar Said Tjokroaminoto. Dan, bersama tokoh-tokoh muda pergerakan yang lain, belajar dan menempa diri serta menyerap spirit perjuangan dari Pak Tjokro, pemimpin Sarikat Islam,” sambung Ketua DPRD Kota Surabaya tersebut.

Kaitan Bung Karno dan Surabaya, lanjut Adi, juga tampak ketika ayahanda Ketua Umum
PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu bersekolah di Hoogere Burgerschool (HBS), yang kini menjadi bangunan Kantor Pos Besar, tak jauh dari Tugu Pahlawan Surabaya.

Dia menambahkan, Surabaya adalah dapurnya pergerakan nasionalisme di Indonesia. Tempat para tokoh menggodok ide dan gagasan Indonesia modern, dan mengembangkan perlawanan yang terorganisir terhadap rezim kolonialisme Belanda.

“Tak heran, Bung Karno menyebut Surabaya sebagai dapur nasionalisme,” ujar Adi.

“Peringatan Juni Bulan Bung Karno ini juga membawa ingatan kolektif kita, bahwa di Surabaya inilah digodok ide dan gagasan Indonesia modern oleh tokoh-tokoh muda pergerakan kala itu, seperti Bung Karno,” pungkasnya. (goek)

Keterangan foto:
Dokumentasi kegiatan bakti sosial kader-kader PDI Perjuangan Surabaya di depan rumah kelahiran Bung Karno, di Pandean Gang IV, dan di kawasan rumah indekos HOS Tjokroaminoto di kampung Peneleh tahun 2020 lalu.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...