Minggu
14 Juni 2026 | 3 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Tak Pernah Larang Menteri Rapat dengan DPR

pdip jatim - jokowi - nelayan bengkulu

pdip jatim - jokowi - nelayan bengkuluBENGKULU — Presiden Joko Widodo menyilakan Menteri Kabinet Kerja mendatangi undangan rapat DPR. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi karena menurutnya mulai Rabu (26/11/2014) hari ini, permasalahan antarkubu koalisi di DPR sudah selesai.

“Hari ini mungkin selesai, ya kalau (menteri) dipanggil silakan,” kata Jokowi kepada wartawan di sela-sela meninjau acara pembagian bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar di Kantor Pos Bengkulu.

Dia menegaskan, tidak pernah melarang para menteri untuk bertemu dan memenuhi undangan DPR. Menurut Jokowi, dalam arahan yang tertuang dalam surat tertanggal 4 November 2014, dirinya hanya minta para menteri menunggu hingga perseteruan di Senayan selesai dulu.

Ketika membuat surat itu, Jokowi mengaku penjelasan dari pemerintah akan sia-sia karena jika datang pada kubu ini keliru, dan kubu satunya juga keliru. “Waktu itu kondisi di DPR sedang ramai-ramainya antara koalisi dengan koalisi,” jelasnya.

Jokowi membantah jika surat tersebut dianggap sebagai larangan bagi menteri untuk datang dan memenuhi panggilan DPR. Lewat surat itu, dia hanya mengimbau agar menteri menunggu hingga DPR menyelesaikan konflik internal mereka terlebih dahulu.

Baca juga: Larangan Menteri Rapat dengan Komisi DPR untuk Hormati KMP dan KIH

Sementara itu, Menkum HAM Yasonna Laoly menghadiri sidang paripurna DPR yang membahas revisi UU MD3, Rabu (26/11/2014). Menurut Laoly, kehadirannya itu untuk mempercepat proses perdamaian antara dua kubu di DPR.

“Kita mau mendamaikan dengan baik, kita ingin kerja yang baik, kita mau satukan lagi, itu saja,” terang Laoly usai sidang paripurna di Gedung DPR.

Dia mengaku belum melihat surat edaran Seskab yang melarang menteri ke DPR untuk sementara waktu. Kehadirannya di DPR, tambah Laoly, sudah melalui konsultasi karena revisi UU MD3 harus difokuskan. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Olahraga Tradisional Ramaikan Bulan Bung Karno di Alun-alun Merdeka Ngawi

NGAWI – Suasana Alun-alun Merdeka Ngawi tampak semarak pada Minggu (14/6/2026). Ratusan pelajar tingkat SD hingga ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Usulkan Percepatan Proyek Jembatan Kaliombo I agar Tak Ganggu Aktivitas Warga

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengusulkan percepatan proyek revitalisasi Jembatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...