Kamis
22 Oktober 2026 | 8 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Minta Pengusaha Tak Lagi Bersikap Wait and See

pdip-jatim-jokowi-bursa-efek

JAKARTA – Presiden Joko Widodo minta kepada para investor dan pengusaha Indonesia untuk tidak lagi bersikap wait and see dalam berekspansi dan berinvestasi. Sementara, banyak momentum bagus telah diraih Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

“Wartawan sering tanya ke saya, Pak, pengusaha masih wait and see. Loh saya jawab apalagi sih yang di-wait (ditunggu) dan di-see (dilihat). Jangan sampai melewatkan momentum,” kata Jokowi, saat di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Dia menekankan, saat ini momentum pertumbuhan ekonomi terus menggeliat. Namun, Jokowi mengaku heran, karena isu yang terangkat di masyarakat justru cenderung yang negatif.

“Kita ini senengnya yang kaya Saracen. Momentum ini jangan dilupakan seharusnya,” ujar presiden asal Solo Jawa Tengah ini.

Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menuturkan, indikator momentum terus bertumbuhnya ekonomi terlihat dari meningkatnya kepercayaan lembaga-lembaga ekonomi internasional dan juga negara lain.

“Jangan sampai lupa, kita sudah mendapat peringkat layak investasi (investment grade) dari tiga lembaga,” katanya, merujuk pada peringkat utang yang diberikan Fitch Ratings, Moodys Services, dan Standard and Poors.

Kemudian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Indonesia juga meningkat, terlihat dari survei “OECD-Government at Glance”. Indikator kemudahan investasi dari “Ease of Doing Business” juga membaik, dan ditargetkan bisa terus membaik ke peringkat 40.

“Ini ada momentum, kok masih ada yang pesimis. Apalagi yang dicari,” ujar dia.

Fundamental ekonomi domestik, kata Jokowi juga membaik, terlihat dari laju inflasi yang pada tahun ini diperkirakan berada bawah 4 persen atau lebih baik dari perkiraan sebelumnya.

“Karena inflasi rendah ini pada pekan kemarin BI juga sudah sampaikan bahwa bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate itu sudah turun ke 4,5 persen,” ujarnya.

Presiden dalam kesempatan tersebut memimpin peresmian pencatatan investasi sekuritisasi aset KIK EBA Mandiri JSMR01 milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR). Surat berharga tersebut berbasis pendapatan Tol Jakarta Bogor-Ciawi (Jagorawi). (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Lahan Terbakar di Jatim Capai Ribuan Hektare, Sri Untari Dorong Perencanaan Ekologis

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan perencanaan ekologis dan ...
LEGISLATIF

Perlindungan Santri, DPRD Ngawi Tingkatkan Pengawasan terhadap Ponpes yang dapat Kucuran Dana Pemerintah

NGAWI – DPRD Ngawi bakal meningkatkan fungsi pengawasan terhadap pondok pesantren (ponpes) yang mendapatkan kucuran ...
LEGISLATIF

Dukung UU Anti Perundungan, Renny: Perlindungan Anak Perlu Sistem Terintegrasi

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, mendukung pembentukan ...
KRONIK

Apel Akbar Bersama 2.000 Santri di Lembeyan, Suyatno Sampaikan Semangat Persatuan 

MAGETAN – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat ...
LEGISLATIF

TPA Supit Urang Terbakar, Dewanti Rumpoko Desak Pemkot Malang Lindungi Warga

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendesak Pemerintah Kota Malang ...
LEGISLATIF

PU Fraksi PDI Perjuangan Bojonegoro terhadap APBD 2027: Perluas Lapangan Kerja

BOJONEGORO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro menekankan pentingnya penyusunan Anggaran Pendapatan ...