Jumat
23 Oktober 2026 | 1 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Masih Kuat Diasosiasikan Sebagai Bagian dari PDI Perjuangan.

pdip-jatim-hasto-di-wtc-wonosalam

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, dukungan sejumlah partai politik (parpol) untuk mengusung Joko Widodo pada Pemilu Presiden 2019 tak akan berpengaruh pada perolehan suara PDIP.

Kata Hasto, dengan karakter masing-masing partai, maka yang akan diperebutkan adalah suara swing voter, alias massa mengambang.

Selain itu, Hasto menilai, tingkat elektabilitas partai tidak ditentukan dengan deklarasi kepada calon presiden tertentu, melainkan kerja politik di masyarakat.

Pihaknya yakin, meski sudah digadang partai lain, Jokowi masih lekat diasosiasikan sebagai bagian dari PDI Perjuangan.

“Kalau dari survei kan juga terlihat, bahwa asosiasi atau persepsi pemilih Pak Jokowi itu kan asosasinya jauh lebih kuat ke PDI Perjuangan, dibanding dengan yang lain,” kata Hasto, kemarin.

Dalam pemilu legislatif, sebut Hasto, pemilih juga akan mengingat investasi politik partai berupa kerja partai yang telah dirasakan langsung manfaatnya.

Menurutnya, demokrasi tidak bisa disederhanakan hanya karena mendukung si A atau mendeklarasi capres tertentu, seolah basis massa capres tersebut juga tertarik ke partai. Deklarasi, terang dia, tak berjalan linier dalam mengangkat suara.

Sementaara itu, Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengapresiasi langkah partai politik lain yang telah mendeklarasikan dukungan untuk Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Basarah berharap, dukungan-dukungan tersebut solid. “Tentu saja kami harapkan solidnya dukungan itu dan kesinambungan dukungan yang telah dinyatakan akan diberikan, secara substansial didasari oleh pertimbangan partai-partai politik itu,” kata Basarah.

Keputusan mengenai dukungan PDIP kepada Jokowi, jelas dia, hanya menyangkut urusan tata cara organisasi. Penetapan calon presiden dan calon wakil presiden menjadi hak prerogatif Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Dalam konteks hubungan politik, PDI-P diibaratkan merupakan rahim politik tempat Jokowi dibesarkan. Dengan demikian, menurut dia, secara psikopolitik Jokowi dan PDI-P dilihat saling berkaitan di mata masyarakat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...
KRONIK

Sri Untari Ajak Emak-emak di Malang Berdoa Bersama Memohon Hujan

MALANG – Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Santri Terus Mengabdi untuk Negeri

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mengajak seluruh santri untuk terus ...