Jumat
17 April 2026 | 4 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Divaksin Pertama, Untari: Agar Rakyat Tak Khawatir

pdip-jatim-untari-130121

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, kesediaan Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 Sinovac membuktikan pemerintah serius dalam upaya membentengi masyarakat Indonesia dari virus Corona.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menjadi pihak pertama yang menerima suntikan dosis vaksin Covid-19 perdana pada Rabu, 13 Januari 2021, di Istana Merdeka, Jakarta.

“Apa yang dilakukan Pak Presiden dengan divaksin duluan itu sebagai rasa tanggung jawab kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak perlu khawatir dengan vaksin ini,” kata Untari, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid di Jatim, Kusnadi Siap jadi Orang Pertama

Terlebih, imbuh Untari, vaksin Sinovac telah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan dinyatakan halal serta suci oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

“Perdebatan terkait vaksin juga sudah dijawab oleh maklumat IDI. Saya kira itu bisa menjadi rujukan bagi masyarakat bahwa sebenarnya pemerintah serius untuk menyembuhkan masyarakatnya,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini.

Terkait masih adanya perbedaan pendapat tentang vaksinasi Covid-19, Untari menilai sebagai hal yang wajar.

“Tapi mari kita bersama-sama menyambut baik dan positif bagaimana Presiden bertanggung jawab kepada rakyatnya terkait vaksinasi ini,” katanya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat tetap menjaga dan meningkatkan imun dengan cara mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi serta disiplin menjalankan 3M, yakni mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan jaga jarak.

Sekedar informasi, di Jawa Timur, vaksinasi Covid-19 akan mulai dilakukan pada Kamis (14/1/2021). Vaksin akan diberikan terlebih dahulu bagi tenaga kesehatan (nakes) yang cukup rentan terpapar Covid-19.

Tiga daerah yang menjadi sasaran tahap pertama yakni wilayah Surabaya Raya mencakup Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Penentuan wilayah yang diprioritaskan untuk menerima vaksin itu sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan.

“Kita menyambut positif upaya pemerintah ini dan kemudian akan diupayakan untuk bisa divaksin bagi mereka-mereka yang ada di bidang kesehatan dulu dan sudah dicoba oleh Pak Jokowi, kalau vaksinnya tidak bagus kan pasti beliau ada efek ya. Jadi saya kira itu bisa dimulai di Jawa Timur,” tandas Untari. (dhani)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...