Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Johan Budi Ingin Konsentrasi sebagai Caleg PDIP

pdip-jatim-jokowi-dan-johan-budi

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut pengunduran diri Johan Budi Sapto Pribowo dari juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin sudah dibahas sejak lama.

“Ini sebenarnya sudah lama didiskusikan. Jadi, tanggal 10 Agustus Pak Johan Budi menyampaikan kepada saya akan lebih berkonsentrasi kepada tugas-tugasnya sebagai calon wakil rakyat. Beliau ingin berkonsentrasi di situ,” kata Hasto, Selasa (18/9/2018).

Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf ini tak mempersoalkan pengunduran diri Johan Budi. Sebab, keputusan itu dibuat karena eks pimpinan KPK itu ingin fokus memenangi Pileg 2019 melalui PDI Perjuangan.

“Ini merupakan hal yang positif bagaimana beliau adalah sosok yang memiliki sikap yang totalitas di dalam setiap tugas-tugasnya. Jadi, itu bukan hal yang aneh karena beliau berkonsentrasi pada tugas-tugasnya sebagai caleg dari PDI Perjuangan,” terang Hasto.

Dia juga menyakini, mundurnya Johan Budi tak akan berpengaruh terhadap kekuatan TKN Jokowi-Ma’ruf. Tapi, pengunduran diri Johan Budi akan berpengaruh terhadap kesuksesan PDIP dalam Pileg.

“Yang nggak (pengaruh ke TKN). Kan kita punya banyak influencer. Berpengaruh ya, berpengaruh buat PDIP. Itu nanti karena beliau akan berkonsentrasi pada dapilnya,” jelas Hasto.

“Beliau akan menyampaikan bagaimana PDIP punya sikap yang tegas di dalam memberantas korupsi, memberikan sanksi pemecatan,” imbuhnya.

Pengunduran Johan Budi baru diketahui kemarin, Senin (17/9), dari Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Abdul Kadir Karding. Menurut Karding, Johan Budi tak hanya ingin fokus nyaleg, tetapi juga fokus sebagai staf khusus Jokowi.

Sementara, Johan Budi kepada wartawan kemarin mengaku sudah dua kali mengajukan permohonan mundur sebagai jubir presiden kepada Presiden Jokowi. Sebanyak dua kali juga, Jokowi menolak permohonannya itu.

“Saya sebenarnya ketika memutuskan nyaleg, sudah dua kali sampaikan pengunduran diri selaku juru bicara presiden atau staf khusus kepada Presiden,” kata Johan Budi, kemarin.

Dia menyebutkan, Jokowi melarangnya mundur sebagai juru bicara presiden, karena tidak ada aturan yang melarang staf khusus presiden menjadi calon anggota legislatif. “Menurut Presiden tidak ada aturan yang dilanggar saya sebagai stafsus presiden sekaligus nyaleg,” terangnya.

Menurut dia, pencalegannya dipastikan tidak akan mengganggu pekerjaan sebagai jubir presiden. Pasalnya, jelas Johan, jabatan staf khusus bukan lah pejabat struktural atau aparatur sipil negara.

Sehingga, ketika sudah masuk musim kampanye caleg, Johan Budi mengatakan hanya perlu meminta izin dari Presiden Jokowi. “Kalau misalnya hari kerja, saya izin kepada Pak Presiden,” ujarnya.

Karena fokus pada pencalegan dan menjadi juru bicara presiden, Johan Budi juga memutuskan untuk mundur dari juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf. Mantan jubir KPK itu menilai akan ada benturan kepentingan jika menjadi jubir presiden sekali jubir TKN Jokowi-Ma’ruf. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...
KABAR CABANG

Sambut Hari Sumpah Pemuda, DPC Ngawi Siapkan Turnamen Futsal Berhadiah Jutaan Rupiah

NGAWI – Semangat Sumpah Pemuda bergemuruh di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Dalam rangka ...
LEGISLATIF

Buleks Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas Provider Kabel Utilitas yang Melanggar

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawasi dan ...
LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...