Sabtu
08 Agustus 2026 | 2 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jenguk Korban Waterpark, Eri: Pengelola Tanggung Jawab Biayai Pengobatan Sampai Sembuh Total

pdip-jatim-220508-kenpark-ec-3

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjenguk para korban insiden ambruknya perosotan Waterpark di kompleks wisata Kenpark Kenjeran yang mengakibatkan 16 korban luka, di RSUD Dr Soetomo dan RSUD Dr Soewandhi pada Sabtu (7/5/2022) malam.

Saat mendatangi RSUD Dr Soetomo, Eri Cahyadi mengatakan, 3 korban masih dirawat di ruang IGD, dan 4 korban lainnya sudah masuk ruang rawat inap. Sementara yang seorang korban dalam persiapan pulang, karena hanya mengalami luka ringan.

Baca juga: Perosotan Kenpark Ambrol, Ghoni: Pengelola Bertanggung Jawab Secara Keseluruhan

Sedangkan di RSUD Soewandhi, 8 korban mendapatkan perawatan, 3 korban di antaranya menjalani rawat inap karena mengalami patah tulang. Sedangkan seorang di antaranya juga menjalani rawat inap, karena mengeluh pusing, meski saat di-scan tidak ada apa-apa.

“Rawat inap untuk observasi. Saya sampaikan kepada dokter supaya melakukan penanganan secara maksimal, supaya para korban ini sembuh dan normal kembali. Tidak usah memikirkan biaya,” kata Eri Cahyadi.

Dia menegaskan, pengelola wisata Waterpark harus bertanggung jawab terhadap korban insiden tersebut. Yakni menanggung biaya pengobatan terhadap para korban sampai sembuh total.

“Jadi tidak hanya operasinya saja, tapi juga kontrol atau kalau perlu terapi ditanggung manajemen,” ujarnya.

Menurut Eri, pihak manajemen mau bertanggung jawab dengan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan terhadap korban.

Eri menambahkan, Pemkot Surabaya akan membantu mengantarkan korban ketika kontrol ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans dari Puskesmas atau Dinas Kesehatan. “Intinya korban jangan mengeluarkan biaya apapun,” imbuh dia.

Pemkot Surabaya melalui DP5A juga akan melakukan pendampingan terkait trauma yang dialami korban akibat insiden tersebut.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan pengelola tempat wisata, terutama yang menyediakan wahana permainan, untuk selalu memperhatikan keamanan. Harus dilakukan perawatan wahana secara berkala, dan memperhatikan umur ekonomisnya.

“Semoga ini kejadian terakhir di Surabaya. Dan ini menjadi warning betul bagi pengelola wisata,” tandas Eri. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KRONIK

PUDAM Bangkalan Sehat dan Berprestasi, Bupati Lukman Targetkan Peningkatan PAD

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan peran penting perusahaan daerah terhadap peningkatan ...