oleh

Jempol! Warga Non Muslim di Ponorogo Kerja Bakti Bersihkan Masjid

-Berita Terkini, Kronik-408 kali dibaca

PONOROGO – Toleransi antar umat beragama di Ponorogo patut diacungi jempol. Tak hanya saling menghormati, umat beragama di Kota Reog juga saling bahu membahu, gotong royong membantu sesama meski beda agama.

Jelang bulan suci Ramadhan, sejumlah pemeluk agama lain baik Kristen, Nasrani bersama etnis Tionghoa di Ponorogo ikut bekerja bakti membersihkan masjid Muhammadiyah di jalan Cindewilis, Kelurahan Kertosari, Minggu (11/4/2021).

Warya non muslim menyapu, mengepel lantai dan memasang terop. Upaya ini sengaja dilakukan tokoh lintas agama untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.

Karena saat perayaan Natal dan Paskah, gereja juga dijaga oleh Banser serta warga muslim untuk menjamin kelancaran saat beribadah.

Upaya bersih-bersih Masjid yang dilakukan lintas agama diapresiasi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Politisi PDI Perjuangan ini turun langsung ke lokasi.

Bupati yang akrab disapa Kang Giri ini mengatakan hal ini sangat luar biasa. Ramadhan kali ini terlihat indah dan damai, karena dari berbagai lintas agama bahu membahu ikut kerja bakti membersihkan masjid.

Manix Indra Gunawan, seorang pemeluk agama Katolik mengatakan bahwa kerja bakti membersihkan masjid ini merupakan salah satu upaya agar antar umat beragama tetap solid dan rukun.

“Kita harus saling menjaga antar umat beragama agar solid, dan hari ini bisa membantu bersih-bersih masjid bersama saudara muslim demi kepentingan bersama agar tercipta kerukunan antar umat beragama,” terangnya.

Tak hanya di kawasan kota, kerja bakti membersihkan masjid yang dilakukan lintas agama ini juga dilakukan di sejumlah wilayah salah satunya yang dikunjungi Bupati Kang Giri di Desa Gelang Los, Kecamatan Sukorejo. (ant)

Komentar