Kamis
14 Mei 2026 | 8 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Pemilu 2024, Ketua DPRD Kota Malang Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

pdip-jatim-231103-dialog-kebangsaan-malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menjadi narasumber dalam acara Dialog Kebangsaan dengan tema ‘Membangun Persatuan Dalam Bingkai Kebhinekaan’ yang diselenggarakan di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (1/11/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Made memberikan sejumlah pesan kepada masyarakat Kecamatan Lowokwaru dalam menghadapi Pilpres dan Pileg 2024.

“Semangat persatuan kesatuan bahwa Pilres dan Pileg itu hanya tikungan tajam. Setelah tikungan itu selesai, kita jalan lurus lagi. Jadi jangan terpengaruh di tikungan tajam ini karena jalan lurus masih menunggu kita,” katanya.

Tidak hanya itu, Made juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama saling menjaga wilayah Kota Malang, terutama juga di wilayah Kecamatan Lowokwaru itu sendiri. Sehingga, diharapkan nantinya masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang dapat memecah belah kesatuan dan persatuan.

“Kalau saya, ayo kita jaga di wilayah masing-masing. Jangan mudah terpengaruh oleh isu yang kadang di luar nalar kita. Saya selaku pengampu Kota Malang dengan Pak Pj Wali Kota, mengamankan Kota Malang, begitupun masyarakat di tingkat RT atau RW. Jangan sampai terprovokasi dengan hal-hal yang memecah belah kita,” tuturnya.

Made menegaskan bahwa Pilpres dan Pileg 2024 merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang sungguh-sungguh amanah dan yang benar-benar mereka butuhkan. Dengan demikian, pemilihan tersebut bukan semata-mata untuk mereka yang memanfaatkan situasi dan kondisi semata.

“Ada beberapa oknum yang tidak bertanggung yang memanfaatkan momen itu. Kita harus terus waspada, karena adanya bangsa Indonesia itu karena kita didasarkan perbedaan. Mulai dari suku, agama, ras dan bahasa,” tambahnya.

Dia juga berpesan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita hoax yang mudah viral seperti di sosial media saat ini. Pihaknya menegaskan agar masyarakat tetap memantau media-media resmi yang memberikan berita aktual.

“Tadi sudah saya sampaikan, percaya dengan media resmi saja. Jangan dengan tiktok ataupun dengan grup WhatsApp, karena saya pernah melihat orang yang membuat berita bohong itu sambil ketawa-ketawa. Tapi dia lupa apa akibatnya dari perbuatan yang dilakukan itu,” ungkap Made.

Ke depan, imbuh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang ini, kegiatan Dialog Kebangsaan akan terus digelar dan semakin dikuatkan lagi hingga tingkat RT dan RW. Karena menurutnya, dengan dilakukan dialog dan sering melakukan konsolidasi, maka permasalahan-permasalahan yang ada tentu bisa diatasi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...
KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...