Rabu
12 Agustus 2026 | 5 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Pemilu 2024, Ketua DPRD Kota Malang Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

pdip-jatim-231103-dialog-kebangsaan-malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menjadi narasumber dalam acara Dialog Kebangsaan dengan tema ‘Membangun Persatuan Dalam Bingkai Kebhinekaan’ yang diselenggarakan di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (1/11/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Made memberikan sejumlah pesan kepada masyarakat Kecamatan Lowokwaru dalam menghadapi Pilpres dan Pileg 2024.

“Semangat persatuan kesatuan bahwa Pilres dan Pileg itu hanya tikungan tajam. Setelah tikungan itu selesai, kita jalan lurus lagi. Jadi jangan terpengaruh di tikungan tajam ini karena jalan lurus masih menunggu kita,” katanya.

Tidak hanya itu, Made juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama saling menjaga wilayah Kota Malang, terutama juga di wilayah Kecamatan Lowokwaru itu sendiri. Sehingga, diharapkan nantinya masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang dapat memecah belah kesatuan dan persatuan.

“Kalau saya, ayo kita jaga di wilayah masing-masing. Jangan mudah terpengaruh oleh isu yang kadang di luar nalar kita. Saya selaku pengampu Kota Malang dengan Pak Pj Wali Kota, mengamankan Kota Malang, begitupun masyarakat di tingkat RT atau RW. Jangan sampai terprovokasi dengan hal-hal yang memecah belah kita,” tuturnya.

Made menegaskan bahwa Pilpres dan Pileg 2024 merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang sungguh-sungguh amanah dan yang benar-benar mereka butuhkan. Dengan demikian, pemilihan tersebut bukan semata-mata untuk mereka yang memanfaatkan situasi dan kondisi semata.

“Ada beberapa oknum yang tidak bertanggung yang memanfaatkan momen itu. Kita harus terus waspada, karena adanya bangsa Indonesia itu karena kita didasarkan perbedaan. Mulai dari suku, agama, ras dan bahasa,” tambahnya.

Dia juga berpesan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita hoax yang mudah viral seperti di sosial media saat ini. Pihaknya menegaskan agar masyarakat tetap memantau media-media resmi yang memberikan berita aktual.

“Tadi sudah saya sampaikan, percaya dengan media resmi saja. Jangan dengan tiktok ataupun dengan grup WhatsApp, karena saya pernah melihat orang yang membuat berita bohong itu sambil ketawa-ketawa. Tapi dia lupa apa akibatnya dari perbuatan yang dilakukan itu,” ungkap Made.

Ke depan, imbuh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang ini, kegiatan Dialog Kebangsaan akan terus digelar dan semakin dikuatkan lagi hingga tingkat RT dan RW. Karena menurutnya, dengan dilakukan dialog dan sering melakukan konsolidasi, maka permasalahan-permasalahan yang ada tentu bisa diatasi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Dorong Angkot Malang Jadi Feeder Resmi Trans Jatim

Ketua DPRD Kota Malang Amithya mendorong Pemkot melibatkan angkot eksisting sebagai feeder resmi Trans Jatim agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Sodorkan Lima Langkah Konkret Cegah dan Atasi PHK

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyodorkan lima langkah konkret untuk mencegah dan mengatasi PHK, termasuk sistem ...
KRONIK

Banteng DKI Jakarta Vs Jateng Skor 1:0, Talenta Muda Bermunculan

GRESIK – Banteng DKI Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jateng FC dalam lanjutan kompetisi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...