Minggu
23 Agustus 2026 | 3 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaring Aspirasi, Budi Leksono Sampaikan Pentingnya Bimtek IT untuk RT/RW

pdip-jatim-dprd-surabaya-201021-budi-leksono-a

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono menilai peran RT, RW dan LPMK sudah maksimal. Namun, wakil rakyat dari PDI Perjuangan tersebut memandang perlunya bimbingan teknis information technology (IT) untuk pengurus RT/RW mengingat peran mereka di garis depan pelayanan.

Menurut Budi Leksono, peran RT, RW, dan LPMK sejauh ini sudah maksimal. Terbukti sejak pandemi Covid-19, peran mereka sangat terlihat di lapangan. Namun, lanjut Budi Leksono, ada hal yang harus dievaluasi yakni tidak semua RT paham IT.

“Mungkin harus ada Bimtek dari Pemkot untuk berkumpul sendiri dalam hal penyampaian program atau update-nya. Sehingga rapat-rapat RT itu tidak selalu dari kelurahan. Tapi sekali-kali RT juga diundang langsung dalam rangka sosialisasi atau pembekalan,” ujar pria yang akrab disapa Bulek ini usai menggelar serap aspirasi di kawasan Asem Jajar, Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Selasa (19/10/2021).

Pentingnya bimtek untuk RT, RW, dan LPMK, lanjut Budi Leksono, karena jajaran tersebut merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah kepada rakyat Surabaya.

“Harus paham IT dan alur-alur program, sehingga warga bisa langsung ke RT untuk mendapatkan jawaban atau solusi atas setiap permasalahannya,” katanya.

Pada pertemuan jaring aspirasi diikuti 80 peserta tatap muka dan 46 daring tersebut, Budi Leksono menandaskan agar para pengurus RT, RW, dan LPMK lebih mengutamakan kepentingan warganya dan mengesampingkan keinginan pribadi.

“Tidak boleh pandang bulu dalam melayani warganya. Harus dilengserkan segala bentuk kepentingan pribadi. Kemudian setidaknya RT harus punya rapat-rapat RT, karena sudah ada anggaran untuk mensosialisasikan dan tenaga mereka itu sudah dihargai oleh Pemkot,” tandasnya.

Untuk diketahui, pada April 2021, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menaikkan biaya operasional untuk Ketua RT, RW, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Ketua RT yang semula menerima biaya operasional sejumlah Rp 550 ribu tiap bulan, kini menjadi Rp 1 juta. RW dari semula Rp 600 ribu menjadi Rp 1,25 juta. Dan LPMK dari Rp 700 ribu menjadi Rp 1,5 juta.

Kenaikan biaya operasional itu sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat agar ke depan para perangkat tersebut dapat lebih menyayangi, menjaga serta maksimal dalam menjalankan tugasnya di tingkat RT, RW dan kelurahan. Pemkot Surabaya berencana melengkapi RT, RW, dan LPMK dengan laptop sebagai sarana penunjang kegiatan mereka. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Lantik 1.108 Pengurus Ranting dan Anak Ranting di Dapil III dan IV

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro resmi melantik 1.108 pengurus Ranting ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Babad, Amin Thohari Bahas Penurunan APBD 2027 hingga Kemandirian Pangan

BOJONEGORO – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, menggelar Reses Masa Sidang II ...
KRONIK

Soroti Kekerasan Seksual di Madura, Hj. Ansari: Ruang Aman Perempuan Tanggung Jawab Bersama

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong penguatan ruang aman bagi perempuan di Kabupaten ...
KRONIK

Dorong Kesetaraan Pembangunan, Hosnan PDIP Dukung Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan

SUMENEP – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, menegaskan dukungannya terhadap langkah Pemerintah ...
KABAR CABANG

BKN Trenggalek Dikukuhkan, Gen Z Disiapkan Jadi Penggerak Pelestarian Jaranan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengukuhkan kepengurusan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Pompa Semangat Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Gondang masa bakti 2026-2031 secara resmi terbentuk ...