Minggu
01 November 2026 | 10 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Pembicara Kunci Kick Off Percepatan Penurunan Stunting, Megawati Beber Cara Memasak yang Baik

pdip-jatim-220808-kick-off-stunting-mega

JAKARTA – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengatakan, perempuan Indonesia harus digugah kembali semangatnya. Dia mendorong perempuan masa kini memberi yang terbaik kepada keluarganya, termasuk dalam hal pemenuhan gizi untuk penurunan stunting.

Megawati mengatakan hal itu saat menjadi pembicara kunci pada kick off kolaborasi percepatan penurunan stunting dan peluncuran Buku ‘Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia’ di Puri Ardhya Garini, Jakarta, Senin (8/8/2022).

Acara yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dihadiri Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Mensos Tri Rismaharini, Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Laksana Tri Handoko, Kepala Pusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana mewakili Kapolri dan perwakilan Dharma Wanita dan Bhayangkari.

Megawati mengatakan, perempuan zaman perjuangan dikenal gigih, namun sekarang ada kesan perempuan masa kini melempem, kurang memperjuangkan bagaimana posisi perempuan di Indonesia.

“Ibu-ibu harus punya manajemen rumah tangga untuk memasak. Kelewatan kalau gak bisa memasak,” kata Megawati.

Ketua Umum PDI Perjuangan ini memotivasi para peserta yang hadir, baik secara luring maupun daring agar memberi gizi yang terbaik bagi setiap keluarganya.

Bahkan Megawati memaparkan bagaimana cara-cara memasak termasuk sayuran yang baik.
Dia mengatakan dirinya banyak mendapat pelajaran memasak yang baik dari sang ibu, Fatmawati.

“Maaf kepada bapak-bapak. Ini saya mau menjelaskan apa yang ada di dalam buku,” kata Megawati sambil tersenyum. Jenderal TNI Andika Perkasa bersama ratusan yang hadir serius mendengarkan paparan Megawati.

Wanita kelahiran Yogyakarta itu mengatakan yang paling penting dari kesuksesan peluncuran buku ini dengan memberi contoh nyata, termasuk dengan turun ke bawah.

Memberi contoh ke masyarakat secara langsung. Bahkan mau turun ke pasar untuk melihat langsung yang ada di situ.

Dia memotivasi pentingnya memasak bahkan sewaktu muda Megawati mengaku dia didoktrin oleh Fatmawati.

“Suatu saat akan ada manusia kecil di badan kita. Jadi harus bisa mengatur makanan apa yang baik untuk diri sendiri. Insya Allah kemungkinan untuk stunting bisa dihindari. Dan anak hingga umur dua tahun perlu makanan berkualitas dengan gizi, protein,” ucapnya.

Dewan Pengarah BRIN ini mengatakan, di tanah air kita ini penuh dengan aneka tumbuhan yang bisa dimanfaatkan menjadi makanan.

“Rahasia memasak sudah saya berikan. Semoga ada manfaatnya, semoga bisa jadi pengetahuan. Semoga siap jadi calon ibu dan mental seorang Ibu diperkuat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Megawati menegaskan dirinya sangat menyambut baik, semakin banyak yang membantu BKKBN dalam penuntasan masalah stunting ini.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan pihaknya siap untuk mendistribusikan buku yang digagas Megawati tersebut.

“Kami akan berkoordinasi dan kami mintakan versi e-booknya supaya sharing ke seluruh satuan bawah sampai warga masyarakat kita bisa tinggal share melalui whatsapp atau media sosial lainnya. Jadi kami siap mendukung Ibu,” katanya.

Panglima TNI mengatakan TNI menyiapkan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) TNI di seluruh Indonesia. Dia mengatakan bakti sosial TNI sebagian besar akan dialihkan untuk mendukung penurunan stunting ini.

Kepala Pusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana yang mewakili Kapolri mengatakan Polri menyampaikan komitmen mendukung optimal kolaborasi demi anak negeri mewujudkan anak unggu Indonesia maju.

Antara lain dengan melakukan pendataan keluarga potensi Stunting di lingkungan Polri serta melakukan promosi edukasi cegah stunting. “Polri berharap kolaborasi ini ditingkatkan lebih intens dalam mendukung program pemerintah,” ucapnya.

“Awarenes diperlukan dengan mengajak seluruh pihak yang berpengaruh dalam masyarakat untuk melakukan sosialisasi advokasi cegah stunting,” jelasnya.

Pada acara itu juga digelar sosialisasi menu sehat untuk cegah stunting dengan demo masak dan pembagian buku menu.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan Megawati Sukarnoputri merupakan penggagas buku ‘Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia’.

“Terima kasih kepada Ibu Megawati yang menggagas buku Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia yang ditulis oleh para ahli dan sudah dibagikan,” kata Hasto dalam sambutannya.

Hasto mengatakan hari ini angka stunting 24,4% dan setiap tahun ada 4,8 juta ibu hamil dan melahirkan. “Hampir 1,2 juta stunting lahir tiap tahun apabila kita tidak melakukan apa-apa,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...