Jumat
30 Oktober 2026 | 10 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Inovasi Pelayanan Publik Banyuwangi Masuk Top 99 Sinovik 2022, Ipuk: Motivasi Kami Hadirkan Kesejahteraan

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-18062022

BANYUWANGI – Dua inovasi dalam pelayanan publik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi masuk masuk Top 99 Kompetisi Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) tahun 2022 yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Yakni, inovasi Homestay Naik Kelas dan Pasar Pelayanan Publik.

Hal tersebut tertuang dalam surat pengumuman Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB nomor: B/273/PP.00.05/2022 tentang Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD Tahun 2022.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Menurutnya, hal tersebut menjadi motivasi Pemkab Banyuwangi untuk terus menghadirkan inovasi dalam mensejahterakan masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini dua inovasi dari Banyuwangi berhasil tembus Top 99 Sinovik dari total 2.454 inovasi yang masuk. Ini menjadi motivasi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang mensejahterakan masyarakat,” ujar Bupati Ipuk di Banyuwangi, Jumat (17/6/2022).

Program Homestay Naik Kelas merupakan inovasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, untuk meningkatkan kualitas SDM, sarana prasarana, serta jumlah kunjungan homestay. Program ini diwujudkan dalam bentuk pelatihan SDM, tata kelola homestay, pembuatan standardisasi klasifikasi homestay, dukungan CSR, hingga bantuan promosi homestay secara daring.

Bupati Ipuk menjelaskan, dengan program Homestay Naik Kelas, Pemkab Banyuwangi berupaya mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha akomodasi homestay yang sesuai standar.

“Kami buatkan standar untuk fasilitas dan pelayanan di homestay. Sehingga fasilitas dan pelayanan mereka bisa bersaing, tidak kalah dengan hotel,” katanya.

Untuk memberikan nilai tambah, pelaku usaha homestay juga diedukasi untuk membikin paket wisata experience sesuai dengan kondisi wilayahnya. Misalnya, wisata petik kopi, petik buah naga, membatik, dan sebagainya.

“Bahkan kami juga bantu pemasarannya melalui media sosial untuk mendongkrak jumlah kunjungannya,” terang Bupati Ipuk.

Berkat inovasi ini, jumlah homestay sesuai standar klasifikasi tercatat terus mengalami peningkatan. Pada 2018 terdapat 24 unit, kemudian berkembang menjadi 204 unit di tahun 2021. Rinciannya, homestay kelas standar meningkat dari 24 unit menjadi 139 unit, homestay kelas 1 berkembang dari 0 unit menjadi 55 unit, dan homestay kelas 2 dari 0 unit menjadi 10 unit.

Jumlah kunjungan homestay pun mengalami peningkatan. Pada 2018 jumlah kunjungan homestay tercatat hanya 998 kunjungan, kemudian meningkat pesat pada tahun 2019 sebesar 4.999 kunjungan, sebelum kemudian turun pada angka 3.476 (tahun 2020) dan 3.237 (tahun 2021) karena pandemi Covid-19.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menerangkan, inovasi lain yang juga masuk Top 99 Sinovik 2022 adalah Pasar Pelayanan Publik. Ini merupakan inovasi yang mengintegrasikan unit pelayanan publik dengan pasar tradisional sehingga warga bisa mengurus dokumen sembari berbelanja.

Ada dua pasar pelayanan publik di Banyuwangi, yakni Pasar Genteng dan Pasar Rogojampi. Inovasi ini merupakan yang pertama di Indonesia. Sambil berbelanja, masyarakat bisa mengurus berbagai dokumennya, mulai administrasi kependudukan hingga perizinan usaha.

Sejak beroperasi pada 2019, pasar pelayanan publik telah memberikan dampak yang signifikan terhadap jumlah masyarakat baik perorangan maupun berbadan hukum yang mengajukan perizinan, serta peningkatan nilai investasi khususnya untuk usaha Mikro Kecil.

Hal ini terlihat dari data Dashboard OSS Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) di Kabupaten Banyuwangi periode 2019-2021 yang menunjukkan, jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) sebanyak 23.490  dan  proyek/kegiatan usaha sebanyak 26.544 dengan total investasi sebesar  Rp740.936.436.628.

Dua inovasi tersebut selanjutnya akan mengikuti babak presentasi dan wawancara virtual di hadapan tim juri pada 24 Juni 2022 mendatang. Untuk kemudian dipilih menjadi Top 45 Sinovik 2022. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...