Selasa
02 Juni 2026 | 11 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Tiga Instansi yang Komitmen Majukan Sektor Pendidikan hingga Persampahan di Banyuwangi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-01122022

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menandatangani nota kesepahaman dengan tiga instansi di wilayah setempat sebagai upaya kolaborasi memajukan pengembangan di sejumlah sektor, seperti pendidikan, kesehatan dan pengelolaan persampahan.

“Ini adalah bagian ikhtiar untuk mendorong kemajuan Banyuwangi. Kami sadar, bekerja sendiri tentu sangat berat maka menjalin kolaborasi dengan banyak pihak menjadi pilihan tepat,” ujar Bupati Ipuk usai penandatanganan di Banyuwangi, Selasa (20/12/2022).

Tiga instansi yang menyepakati kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi tersebut, yakni Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Surabaya, PT Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Indonesia Solid Waste Association (InSWA).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, Banyuwangi saat ini gencar menggeber berbagai upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), di antaranya, melalui peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kami juga terus bekerja keras dalam pemulihan ekonomi. Kerja sama dengan BSI ini diharapkan bisa meningkatkan sektor perekonomian Banyuwangi, utamanya di sektor ekonomi syariah,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Kerja sama dengan InSWA terkait tentang program pengelolaan sampah, melalui program Clean Ocean through Clean Communities (COCC). Program ini didanai Pemerintah Norwegia yang pelaksanaannya dilakukan oleh InSWA.

Sekjen InSWA, M.S Oktamalandi, menjelaskan, dalam program ini nantinya menyusun konsep tata ruang (masterplan) persampahan Kabupaten Banyuwangi untuk 20 tahun ke depan. Menurutnya, masterplan persampahan tersebut sudah dalam proses pematangan dan ditargetkan selesai Februari 2023. Konsep tata ruang persampahan ini diharapkan bisa menguatkan pengelolaan sampah di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

“Dalam menyusun masterplan ini, kami libatkan seluruh pemangku kepentingan mulai pemerintah hingga masyarakat. Karena pengelolaan persampahan bukan hanya urusan pemerintah, namun harus dilakukan secara kolektif oleh seluruh stakeholder,” ujar Okta.

Sedangkan kerja sama Pemkab Banyuwangi bersama Poltekkes Surabaya, mengenai program pengembangan sumber daya manusia di daerah.

“Selain melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat, ke depan kami juga siap mengembangkan program studi yang dibutuhkan Banyuwangi. Kami juga sangat terbuka untuk kerja sama program beasiswa,” ujar Direktur Poltekkes Surabaya, Luthfi Rusyadi.

Sementara kerja sama Pemkab Banyuwangi dengan PT BSI meliputi pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Gelar Baksos Donor Darah, Erma: Pancasila di Jiwa Seluruh Kader PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung rutin melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah setiap ...
KRONIK

Jemaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Butuh Rumah Singgah, Bisa ke Kantor DPC PDIP Gresik

GRESIK – Menjelang puncak pelaksanaan Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf tahun 2026, semangat gotong royong dan ...
KABAR CABANG

Peringatan Harlah Pancasila, DPC Tulungagung Ajak Kader Bumikan Pemikiran Bung Karno

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Desa ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong Transformasi Ekonomi Kreatif Berbasis Kekayaan Intelektual dan Budaya

Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti mendorong Kementerian Ekonomi Kreatif menyusun roadmap pengembangan ...
LEGISLATIF

Harga Telur Terjun Bebas, Komisi B DPRD Jatim Dorong Langkah Penyelamatan Peternak

DPRD Jawa Timur berencana memanggil dinas terkait menyusul anjloknya harga telur di tingkat peternak. Komisi B ...
KRONIK

DPRD Jatim Dukung Jadwal WFH Jumat, Yordan: Produktivitas Tetap Jadi Catatan

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Jatim, Yordan M Batara Goa, menyambut baik keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...