oleh

Ini, Pesan Megawati untuk Jago PDIP Pemenang Pilkada di Aceh

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpesan agar kepala daerah terpilih yang diusung PDIP bisa menjaga diri. Presiden ke-5 RI itu tak mau kader jago-jago PDIP yang terpilih sebagai kepala daerah justru terjebak kasus korupsi.

“Kepala daerah diamati para penegak hukum. Jadi perlu hati-hati. Ini harus diperhatikan,” tegasnya.

Pesan itu disampaikan Megawati di depan para calon kepala daerah terpilih di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang diusung PDI Perjuangan, yang menemuinya, Kamis (23/3/2017) sore.

Megawati juga berpesan para kepala daerah asal PDIP di NAD bisa kompak dan solid. Menurutnya, demi kesejahteraan rakyat maka tiga pilar PDIP, yakni kader di eksekutif, legislatif dan struktur kepengurusan harus bersatu padu

“Di PDI Perjuangan ada tiga pilar. Nah tiga pilar ini harus bekerja sama dengan baik,” tuturnya.

Dalam rombongan yang menemui Megawati, tampak Irwandi Yusuf yang memenangi pemilihan gubernur di provinsi berjuluk Serambi Mekah itu. Selain itu ada Mursil, bupati terpilih pada Pilkada Kabupaten Aceh Tamiang, serta Shabela Abubakar (bupati terpilih Aceh Tengah) dan Dulmusrid (bupati terpilih Aceh Singkil).

Mereka diantar Ketua DPD PDI Perjuangan NAD Karimun Usman ke rumah Megawati di Menteng, Jakarta Pusat. Sedangkan Megawati didampingi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, dan sejumlah ketua DPP antara lain Idham Samawi, Bambang DH dan Hamka Haq.

Pada kesempatan itu, Hasto mengatakan bahwa PDIP memang memberi perhatian khusus pada pemilihan gubernur, bupati ataupun wali kota di NAD. Karenanya, PDIP memboyong kader-kadernya yang berprestasi untuk ikut mengampanyekan calon-calon kada asal partai pemenang Pemilu Legislatif 2014 itu berkampanye di NAD.

“Kepala daerah dari PDIP yang menonjol seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditugasi untuk menjadi juru kampanye di Aceh,” kata Hasto. (goek)